Kemenperin Sediakan 500 Fasilitas Isolasi Pasien Covid-19

Kompas.com - 24/07/2021, 18:30 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengunjungi fasilitas isolasi dari Kemenperin bagi pasien Covid-19 di Jakarta, Sabtu (24/7/2021). Dokumentasi Humas Kementerian PerindustrianMenteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengunjungi fasilitas isolasi dari Kemenperin bagi pasien Covid-19 di Jakarta, Sabtu (24/7/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) turut membantu menyediakan 500 fasilitas isolasi bagi pasien Covid-19, dengan memanfaatkan Balai Diklat Industri (BDI).

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, penyediaan fasilitas isolasi ini bertujuan untuk mengurangi tekanan terhadap rumah sakit yang saat ini cukup kewalahan menampung jumlah pasien covid-19 yang terus bertambah.

Ia mengatakan, penyediaan fasilitas isolasi mandiri tersebut juga sesuai arahan dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 14 Juli 2021.

"Bahwa dalam membantu penanganan Covid-19, setiap kementerian/lembaga diharapkan dapat menyediakan fasilitas isolasi mandiri terpusat dengan memanfaatkan gedung atau balai diklat yang dimiliki masing-masing kementerian/lembaga," ujar Agus melalui keterangan tertulis, Sabtu (24/7/2021).

"Salah satu upayanya adalah menyediakan fasilitas isolasi mandiri (isoman) dengan kapasitas 500 pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Jakarta, Bogor, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya," sambung Menperin.

Baca juga: Mendes Minta Pemda Cairkan BLT Dana Desa Langsung Tiga Bulan

Adapun lokasi fasilitas isolasi Kemenperin antara lain berada di Balai Diklat Industri di Jakarta, Wisma Industri Kemenperin di Puncak, Politeknik Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (STTT) Bandung, BDI Yogyakarta, dan BDI Surabaya. Nantinya fasilitas ini dapat digunakan oleh pegawai di lingkungan Kemenperin, keluarga pegawai, maupun masyarakat sekitar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Agus menyebutkan, masing-masing fasilitas isolasi mampu menampung sekitar 100 pasien Covid-19 dengan gejala ringan atau tanpa gejala. Tempat isolasi tersebut dilengkapi fasilitas kamar, kunjungan dokter dan perawat, serta pemberian obat-obatan sesuai kebutuhan pasien.

Fasilitas isolasi tersebut juga akan dilengkapi dengan 300 konsentrator oksigen. Selain itu, lokasinya juga cukup dekat dengan rumah sakit, sehingga jika ada pasien yang bergejala berat dapat langsung dirujuk ke rumah sakit terdekat tersebut.

"Di samping fasilitas isolasi terpusat, Kemenperin saat ini tengah mendorong pendirian fasilitas-fasilitas isolasi berupa rumah-rumah oksigen bekerja sama dengan para perusahaan industri terutama industri-industri non-produsen oksigen tetapi memiliki teknologi penghasil oksigen. Ini ditujukan untuk mendekatkan fasilitas isolasi dengan sumber-sumber oksigen sehingga tidak ada kendala suplai oksigen bagi pasien covid-19," kata dia.

Sekretaris Jenderal Kemenperin Dody Widodo menjelaskan, masyarakat sekitar lokasi isolasi Kemenperin dapat memanfaatkan fasilitas tersebut dengan cara berkoordinasi terlebih dahulu dengan pengurus RT dan RW setempat. Masyarakat perlu membawa hasil swab ke lokasi isolasi tersebut.

Baca juga: Kemenkeu Beri Relaksasi, Pembayaran Cukai Bisa Ditunda



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.