Huawei Investasikan Rp 1,43 Triliun untuk Ekosistem Startup Asia Pasifik

Kompas.com - 05/08/2021, 07:39 WIB
Booth Huawei di MWC 2019. KOMPAS.com/Gito Yudha PratomoBooth Huawei di MWC 2019.
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Huawei mengumumkan rencananya investasi 100 juta dollar AS atau 1,43 triliun (kurs Rp 14.300 per dollar AS), untuk mendukung perusahaan-perusahaan rintisan atau startup di kawasan Asia Pasifik.

Dalam pengumumannya, Huawei menyebut investasi akan digulirkan melalui Spark Program di kawasan Asia Pasifik. Tujuannya adalah untuk membangun ekosistem startup yang berkelanjutan di kawasan tersebut selama tiga tahun ke depan.

Senior Vice President dan Board Member Huawei Catherine Chen mengatakan, program ini akan memfokuskan upayanya untuk mengembangkan empat startup hub tambahan di Indonesia, Filipina, Sri Lanka, dan Vietnam.

Baca juga: Syarat dan Daerah Penerima Subsidi Gaji Rp 1 Juta

“Tujuannya adalah merekrut 1.000 startup untuk bergabung ke dalam program akselerator Spark dan membantu menskalakan 100 startup di antaranya yang terpilih,” kata Catherine dalam siaran pers, Rabu (4/8/2021).

Tak hanya investasi, Catherine menjelaskan pihaknya juga akan meningkatkan dukungan kepada perusahaan-perusahaan startup di seluruh dunia melalui Kolaborasi Cloud-plus-Cloud dan orogram inovasi bersama.

Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong inovasi teknologi, layanan global dan lokal, serta ekosistem bisnis guna mempercepat pertumbuhan startup secara berkelanjutan dengan memanfaatkan portofolio bisnisnya yang lengkap di dalam ruang kolaborasi cloud-plus-cloud.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami berkeyakinan dukungan tersebut akan bermanfaat dalam membantu startup untuk mengkapitalisasi peluang-peluang yang muncul berkat terselenggaranya transformasi digital, sehingga startup-startup dapat meraih kesuksesan dan mengembangkan lebih banyak produk dan solusi inovatif bagi dunia,” ujar Catherine.

Baca juga: Bantuan Kuota Internet Gratis Cair September 2021, Ini Syarat Penerimanya

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ekonomi Digital Tiap Daerah Tidak Merata, Ini Sebabnya

Ekonomi Digital Tiap Daerah Tidak Merata, Ini Sebabnya

Whats New
Simak Kurs Rupiah terhadap Dollar AS di BCA, BRI, BNI, Mandiri, dan CIMB Niaga

Simak Kurs Rupiah terhadap Dollar AS di BCA, BRI, BNI, Mandiri, dan CIMB Niaga

Whats New
Kekhawatiran Omicron Mereda, IHSG dan Rupiah Awal Sesi Kompak Menguat

Kekhawatiran Omicron Mereda, IHSG dan Rupiah Awal Sesi Kompak Menguat

Whats New
KSPI: Aksi Mogok Nasional 6-8 Desember 2021 Tetap Dilakukan

KSPI: Aksi Mogok Nasional 6-8 Desember 2021 Tetap Dilakukan

Whats New
Besok Diblokir, Segera Tukarkan Kartu ATM Magnetik BCA Anda!

Besok Diblokir, Segera Tukarkan Kartu ATM Magnetik BCA Anda!

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Dari Rugi, Laba Bersih INOV Meroket 253,6 Persen pada Kuartal III-2021

Dari Rugi, Laba Bersih INOV Meroket 253,6 Persen pada Kuartal III-2021

Whats New
Minta Masyarakat Tak Panik Hadapi Omicron, Luhut: Kita Hanya Perlu Waspada...

Minta Masyarakat Tak Panik Hadapi Omicron, Luhut: Kita Hanya Perlu Waspada...

Whats New
Kekhawatiran akan Omicron Reda, IHSG Lanjutkan Kenaikan? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Kekhawatiran akan Omicron Reda, IHSG Lanjutkan Kenaikan? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Dari Tantangan hingga Solusi, Begini Cara Adaptasi Industri Manufaktur di Era New Normal

Dari Tantangan hingga Solusi, Begini Cara Adaptasi Industri Manufaktur di Era New Normal

BrandzView
Biden Tak Akan 'Lockdown', Wall Street Menghijau

Biden Tak Akan "Lockdown", Wall Street Menghijau

Whats New
Durasi Karantina Diperpanjang, Sandiaga Uno: Pemerintah Utamakan Kesehatan Masyarakat Indonesia

Durasi Karantina Diperpanjang, Sandiaga Uno: Pemerintah Utamakan Kesehatan Masyarakat Indonesia

Whats New
Pelita Air Lirik Penerbangan Berjadwal Rute Domestik

Pelita Air Lirik Penerbangan Berjadwal Rute Domestik

Whats New
[POPULER MONEY] Stafsus Erick Thohir Sindir Ahok | Alasan Pemerintah Tak Berlakukan 'Lockdown'

[POPULER MONEY] Stafsus Erick Thohir Sindir Ahok | Alasan Pemerintah Tak Berlakukan "Lockdown"

Whats New
Airbus A-400M Atlas atau Hercules C-130 J

Airbus A-400M Atlas atau Hercules C-130 J

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.