Alih Kelola Blok Rokan, 2.691 Karyawan Chevron Setuju Gabung Pertamina

Kompas.com - 05/08/2021, 05:03 WIB
Pertamina lakukan persiapan alih kelola Blok Rokan. DOK. PertaminaPertamina lakukan persiapan alih kelola Blok Rokan.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) akan mengambil alih pengelolaan Blok Rokan, Riau dari PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) pada 9 Agustus 2021. Proses transisi pun terus disiapkan, salah satunya terkait pekerja.

Direktur Utama PHR Jaffee Arizon Suardin mengatakan, 2.691 karyawan Chevron di Blok Rokan telah setuju untuk bergabung dengan Pertamina.

"Sebanyak 2.691 pekerja CPI telah setuju untuk bergabung dengan PHR. Jadi nanti operasional Blok Rokan akan dikerjakan oleh tim lama juga. Kemudian untuk kontrak kerja kami juga sudah lakukan mirrorring dengan CPI dan sudah mencapai 100 persen," ujarnya seperti dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (4/8/2021).

Baca juga: 2.757 Pekerja Chevron di Blok Rokan Bakal Jadi Pegawai Pertamina

Selain itu, pihaknya akan melakukan seremoni alih kelola Blok Rokan dari Chevron ke Pertamina yang akan dilakukan pada pergantian hari dari tanggal 8 Agutus ke 9 Agustus 2021. Kegiatan ini akan dilakukan secara daring (online) dengan mengundang Forkopimda Provinsi Riau dan 7 kepala daerah wilayah kerja Blok Rokan.

Kesiapan ini pun disampaikan Jaffee kepada Gubernur Riau Syamsuar dengan sowan langsung ke kediaman gubernur di Pekanbaru pada Senin (2/7/2021). Pertemuan ini didampingi oleh Kepala Dinas ESDM Riau Indra Agus Lukman dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Riau Mamun Murod.

"Persiapan untuk seremoni sudah dilakukan baik oleh SKK Migas, CPI maupun PHR, sembari kami juga memastikan proses alih kelola nanti bisa berlangsung mulus dan semua pekerjaan di Blok Rokan bisa berjalan dengan lancar," jelas Jaffee.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Syamsuar pun mengapresiasi kunjungan Jafee dan berharap proses alih kelola Blok Rokan dari Chevron ke Pertamina bisa berjalan lancar. Ia juga berharap kehadiran Pertamina di Blok Rokan bisa berdampak baik bagi masyarakat Riau.

"Kami juga sudah menyiapkan BUMD untuk berpatisipasi dalam pengelolaan participating interest (PI) ini, yang tentunya kita harapkan bisa berimbas baik untuk pembangunan di Riau dan kesejahteraan masyarakat Riau," kata Syamsuar.

Sebagai informasi, Blok Rokan yang memiliki luas 6.453 kilometer persegi ini tercatat menghasilkan sekitar 165.000 barel minyak per hari atau sekitar 24 persen produksi minyak nasional. Untuk meningkatkan produksi pascaalih kelola, Pertamina menargetkan mengebor sebanyak 161 sumur baru pada periode Agustus-Desember 2021.

Baca juga: Masuk Daftar Fortune 500, Pertamina Ungguli Tesla hingga Repsol

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.