Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Dalam 2 Tahun Terakhir, Mentan SYL Klaim Kementan Tak Rekomendasikan Impor Beras

Kompas.com - 26/08/2021, 10:31 WIB
Alifia Nuralita Rezqiana,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

“Kalau tidak ada surat dan persetujuan impor (beras) berarti itu kemungkinan besar untuk industri, dan dikeluarkannya (surat) atas dasar rekomendasi Kementerian Perindustrian. Biasanya seperti itu,” ujar Sudin.

Ia mengatakan, impor beras yang dimaksud kemungkinan besar adalah beras pecah atau beras matik dari Korea dan Jepang.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Johan Rosihan mengatakan, Kementan harus diberi hak jawab, agar isu impor beras tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

Baca juga: Soal Vaksin Mandiri, Anggota Banggar DPR: Yang Gratis Saja Masih Tipis Bu, Apalagi yang Bayar...

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Edward Tanur mengatakan, upaya Kementan untuk meningkatkan produktivitas harus didukung.

“Kalau soal impor, itu tinggal ditanyakan saja ke Badan Pusat Statistik (BPS), betul apa tidak? Jadi, yang ngawur (asal memberitakan) itu harus kita cari dan jangan ada fitnah,” tegas Edward.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com