Menko Airlangga: Indikasi Penurunan Kasus Covid-19 Mulai Terlihat di Luar Jawa-Bali

Kompas.com - 30/08/2021, 20:48 WIB
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto saat memberikan sambutan peresmian vaksinasi Covid-19 untuk ibu hamil di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis Dok YouTube PP POGIMenteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto saat memberikan sambutan peresmian vaksinasi Covid-19 untuk ibu hamil di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kasus Covid-19 di sebagian wilayah luar Pulau Jawa Bali mengalami penurunan.

Mantan Menteri Perindustrian itu menyebut, penurunan terjadi di seluruh provinsi, yakni Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Di Sumatera, kasus aktif turun sebesar -42,17 persen, sementara di Nusa Tenggara turun tajam -65,36 persen.

"Di Kalimantan, kasus aktif turun dari tanggal 9-30 Agustus -51,75 persen, Sulawesi -47,34 persen, dan Maluku Papua -29,9 persen. Sejalan dengan nasional terjadi perbaikan," kata Airlangga dalam konferensi pers, Senin (30/8/2021).

Baca juga: Covid Melandai, Pemerintah Lakukan Penyesuaian Operasional Mal hingga Industri

Airlangga menuturkan, terdapat 20 kabupaten/kota yang mengalami tren penurunan mobilitas, sementara 9 kabupaten/kota lainnya mengalami peningkatan.

Penurunan mobilitas terjadi di Dumai, Medan, Rokan Hulu, Pringsewu, Banggai, Banda Aceh, Lampung Selatan, Siak, Luwu Timur, Samarinda, dan Merangin.

Sedangkan 9 kabupaten/kota dengan mobilitas yang meningkat adalah Bandar Lampung, Pekanbaru, Pematangsiantar, Jambi, Sumba Timur, Kupang, Jayapura, Padang, dan Palembang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Terdapat 20 kab/kota dengan tren penurunan mobilitas yang melandai, walau turunnya kurang dari 10 persen," bebernya.

Penurunan kasus aktif Covid-19 mempengaruhi asesmen level PPKM. Tercatat, ada 3 provinsi turun dari asesmen level 4. Padahal di tanggal 18 Agustus, masih terdapat 7 provinsi.

Empat provinsi yang masih masuk dalam asesmen level 4 adalah Sulawesi Utara, Bangka Belitung, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur.

Baca juga: Luhut Pastikan RI Produksi 2 Vaksin Covid Tahun Depan

Penurunan juga terjadi di tingkat kabupaten/kota. Wilayah dengan asesmen level 4 menjadi 85 kabupaten/kota pada 28 Agustus dari 104 kabupaten/kota pada tanggal 20 Agustus. Begitu pula dengan wilayah asesmen level 3 dari 235 kabupaten/kota menjadi 232 kab/kota.

"Tingkat 2 naik dari 48 kabupaten/kota menjadi 68 kabupaten/kota. Dan tingkat 1 naik dari 0 kabupaten/kota jadi 1 kabupaten/kota. Dari level tersebut di luar Jawa terjadi perbaikan level asesmen," pungkas Airlangga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.