Pesan Sri Mulyani buat Fresh Graduate: Jadikan Kesempatan Belajar Menuju Dewasa

Kompas.com - 03/09/2021, 13:03 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melaporkan Hasil Rapat Berkala KSSK terhadap stabilitas sistem keuangan kuartal II 2021. Dok. Kementerian KeuanganMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melaporkan Hasil Rapat Berkala KSSK terhadap stabilitas sistem keuangan kuartal II 2021.

JAKARTA, KOMPAS.com - Mahasiswa memiliki tantangan dan pergulatan sendiri ketika mulai bekerja usai lulus kuliah. Ada banyak hal yang perlu diadaptasi karena dunia kerja berbeda dengan dunia perkuliahan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, transformasi dari fase belajar menuju fase kerja menimbulkan banyak kesempatan untuk belajar.

"Masa ini akan menimbulkan kesempatan belajar menjadi manusia dewasa dan bertanggung jawab," ucap Sri Mulyani dalam program Merdeka Belajar secara virtual, Jumat (3/9/2021).

Baca juga: Skema Subsidi Elpiji dan Listrik Diganti, Sri Mulyani: Picu Peningkatan Inflasi

Dia bilang, sikap menjadi manusia dewasa akan didapat lewat perubahan fase ini karena seseorang akan ikut dalam pengambilan keputusan.

"Anda akan memulai sebuah fase dalam hidup untuk ikut dalam sebuah proses pengambilan keputusan atau pekerjaan yang memiliki konsekuensi di luar anda apalagi institusi publik seperti Kemenkeu," kata Sri Mulyani.

Proses pengambilan keputusan itu akan mempengaruhi kinerja institusi dan lembaga. Institusi publik seperti Kementerian Keuangan memiliki peran publik yang begitu penting, baik soal penerimaan pajak hingga pengelolaan utang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lewat pengambilan keputusan itu, mahasiswa akan memahami bahwa sekecil apapun keputusan yang diambil akan berkontribusi membangun negara mencapai cita-citanya.

"Sikap Anda akan mempengaruhi kinerja, prestasi, dan reputasi dari institusi yang memiliki peran publik luar biasa penting. Betapa banyak dimensi pelajaran yang bisa diambil," ujarnya.

Baca juga: Terseret Korupsi BLBI, Tanah di Lippo Karawaci Dirampas Sri Mulyani

Lebih lanjut Sri Mulyani menyatakan, hadirnya generasi baru di dunia kerja akan membantu sebuah institusi atau perusahaan mengadopsi cara-cara baru yang lebih relevan dengan perkembangan zaman.

Mengadopsi cara baru membuat institusi dan korporasi lebih tahan banting terhadap segala masalah yang muncul, termasuk krisis seperti pandemi Covid-19.

"Kami punya banyak orang pintar di Kemenkeu yang sudah disekolahkan S2-S3. Tapi mereka waktu bekerja tahu betul bahwa memiliki gelar bukan final lap. Mereka ditantang untuk terus berkembang karena ilmu berkembang terus. Saya harap kampus juga tidak tertinggal," pungkas Sri Mulyani.

Baca juga: Simak, Begini Tips Buat Resume Lamaran Kerja untuk Fresh Graduate

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.