AM Lilik Agung
Trainer bisnis

Mitra Pengelola GALERIHC, lembaga pengembangan SDM. Beralamat di lilik@galerihc.com.

Inovasi Mettalica, Guns N’ Roses, Nirvana Tiga Puluh Tahun Lalu

Kompas.com - 09/09/2021, 06:11 WIB
Ilustrasi inovasi SHUTTERSTOCKIlustrasi inovasi

Inovasi yang dilakukan Robert Rock menciptakan sejarah. Album yang dirilis pada 12 Agustus 1991 dengan judul “Metallica” dan publik lebih akrab menyebut Black Album karena cover berwarna hitam, merupakan album paling laris Metallica.

Lagu-lagu Black Album dinyanyikan berbagai kalangan dengan berbagai genre musik. Pada angkot jurusan Cileungsi - Pasar Anyar Bogor, lagu "Nothing Else Matters" bergantian dengan lagunya Bang Haji Oma Irama.

Dekorasi panggung tujuh belasan Agustus yang marak pada warsa 90’an, terpampang tulisan Merdeka dengan format huruf milik Metallica. Alhasil Metallica milik semua bangsa.

Geliat Guns N’ Roses

Pada 1985, lima anak muda Los Angeles menyusul Metallica, gedebag-gedebug main musik di pengkolan-pengkolan kota.

Berbeda dengan musik Metallica yang bergemuruh, lima anak muda ini - Axl Rose, Slash, Duff McKagan, Izzy Stradlin, Steven Adler - memilih musik yang lebih lembut, hard rock. Bernama Guns N’ Roses, tahun 1987 mengeluarkan debut album "Appetite for Destruction" yang disambut meriah pasar.

Setahun berikut, Guns N’ Roses merilis album kedua "G N' R Lies", yang lebih populer disebut "Lies".

Mungkin karena terlalu pendek dengan jarak album pertama dan faktor album pertama yang mengeluarkan banyak hits seperti "Welcome to the Jungle", "Sweet Child o' Mine" dan "Paradise City", album kedua ini jeblok di pasaran.

Belajar pada kegagalan album kedua, Guns N’ Roses melakukan inovasi pada album ketiga sekaligus album keempat, "Use Your Illusion I" dan "II".

Album yang diliris pada 17 September 1991 memadukan unsur musik blues, klasik, heavy metal, dan punk rock.

Hasilnya, lagu-lagu Guns N’ Roses tidak lekang ditelan zaman, seperti "Don't Cry", "Civil War", "You Could Be Mine" dan lagu daur ulang milik musisi lain, "Knockin' on Heaven's Door", "Live and Let Die". Mahakaryanya adalah "November Rain", lagu berdurasi delapan menit lima puluh tujuh detik.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.