Ini Cara Menggunakan Aplikasi PeduliLindungi untuk Naik KRL

Kompas.com - 11/09/2021, 11:11 WIB
Penumpang berada di dalam rangkaian gerbong KRL di Stasiun Jakarta Kota, Jakarta, Rabu (28/7/2021). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/rwa. Aprillio AkbarPenumpang berada di dalam rangkaian gerbong KRL di Stasiun Jakarta Kota, Jakarta, Rabu (28/7/2021). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/rwa.

JAKARTA, KOMPAS.com - Syarat naik KRL terbaru mulai diterapkan pada 8 September 2021. Kini, calon penumpang tidak lagi perlu lagi mempunyai Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) atau dokumen lainnya. Masyarakat cukup menunjukkan sertifikat vaksin bila ingin naik KRL.

"#RekanCommuters mulai Rabu 8 September 2021, KAI Commuter memberlakukan sertifikat vaksin sebagai syarat utama naik KRL. Namun, selama masa sosialisasi hingga 10 September 2021, syarat dokumen perjalanan berupa STRP dan surat keterangan lainnya masih dapat diterima," sebut PT KAI Commuter dalam akun Twitter resminya, @CommuterLine, dikutip Kompas.com, Sabtu (11/9/2021).

Dalam cuitan itu dijelaskan sertifikat vaksin dapat ditunjukkan kepada petugas melalui aplikasi PeduliLindungi, secara fisik (dicetak), maupun secara digital.

Baca juga: Sertifikat Vaksin Jadi Syarat Naik KRL, Apa STRP Masih Berlaku?

Cara untuk melihat sertifikat vaksin tersebut, masyarakat hanya perlu membuka aplikasi Pedulilindungi lalu masuk ke bagian 'Akun' pada bagian kanan atas.Lalu akan muncul sebuah daftar.

Pada daftar tersebut pengguna bisa langsung memilih bagian sertifikat vaksin, lalu pilih nama pengguna

Setelah memilih nama, pada layar akan muncul tampilan sertifikat vaksin pertama dan sertifikat vaksin kedua. Pengguna tinggal memilih sertifikat vaksin mana yang akan ditunjukkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk mengunduh sertifikat ini, pengguna hanya perlu menekan pada bagian 'Unduh Sertifikat' di bagian kanan bawah setelah sertifikat vaksin muncul di layar ponsel pengguna saat menggunakan aplikasi Pedulilindungi.

Kemudian, nantinya petugas akan meminta penumpang untuk menunjukkan KTP agar dicocokan dengan sertifikat vaksin.

Baca juga: PPKM Berlanjut, Syarat Perjalanan Naik Pesawat Jawa-Bali Bisa Tes PCR atau Antigen

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.