Pemerintah Tawarkan 3 Proyek Pengembangan Bandara Kualanamu, Investor Asing Boleh Ikut

Kompas.com - 17/09/2021, 10:48 WIB
Suasana di Bandara Internasional Kualanamu pada Senin (5/7/2021) siang. Dimulai hari ini, penumpang dari Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang yang hendak terbang ke Jawa, Bali, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat harus membawa kartu vaksin dan hasil swab Polymerase Chain Response (PCR). Di lapangan, masih banyak penumpang yang terpaksa harus menunda keberangkatannya karena kurang persyaratan tersebut. KOMPAS.COM/DEWANTOROSuasana di Bandara Internasional Kualanamu pada Senin (5/7/2021) siang. Dimulai hari ini, penumpang dari Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang yang hendak terbang ke Jawa, Bali, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat harus membawa kartu vaksin dan hasil swab Polymerase Chain Response (PCR). Di lapangan, masih banyak penumpang yang terpaksa harus menunda keberangkatannya karena kurang persyaratan tersebut.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah mencari investor strategis baik nasional maupun internasional untuk menggarap tiga proyek infrastruktur guna pengembangan Bandara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatra Utara

Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bersama PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II dan PT Angkasa Pura Aviasi pun menyelenggarakan kegiatan market sounding untuk menarik investor.

Ketiga proyek yang ditawarkan adalah Airport City yang terdiri dari hotel, convention hall, lapangan golf & driving range, theme park, retail, dan rumah sakit dengan luas lahan sekitar 135 hektar.

Lalu E–Commerce Center Warehouse dengan luas lahan sekitar 2 hektar, dan Integrated Commercial Area-Factory Outlet and MICE dengan luas lahan sekitar 20 hektar.

Baca juga: Jadwal dan Harga Tiket KA Bandara Kualanamu Medan 2021

Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Nurul Ichwan mengatakan, bandara menjadi salah satu infrastruktur vital dalam sektor transportasi yang berdampak pada sistem konektivitas dan logistik.

Maka pertumbuhan penumpang, pesawat, dan kargo perlu diimbangi dengan sistem dan infrastruktur bandara yang terintegrasi dengan teknologi dan sarana-prasarana pendukung yang memadai serta konsep airport city.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pelayanan infrastruktur bandara yang dapat meningkatkan iklim investasi sangat dibutuhkan, terutama pada kondisi bisnis bandara yang sedang turun. Oleh karena itu, pengelolaan infrastruktur transportasi udara dituntut untuk mampu berinovasi dalam pengembangan bisnis agar dapat terus memberikan pelayanan yang baik," ujar Nurul dalam keterangannya, Jumat (17/9/2021).

"Dengan adanya ketiga proyek yang ditawarkan ini, kami yakin dapat mendukung pengelolaan bandara sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatra Utara maupun Indonesia,” lanjutnya.

Ia menekankan, pengelolaan bandara ini tidak hanya dapat meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, namun juga dapat mewujudkan konsep bandara masa depan sebagai infrastruktur multimoda dan multifungsi yang dapat mendorong pengembangan kawasan di sekitarnya.

Oleh sebab itu, dibutuhkan peningkatan strategic partnership antara AP II dan PT Angkasa Pura Aviasi dengan para pelaku usaha, yang tidak hanya dapat meningkatkan kinerja bisnis, tetapi juga membangun kerja sama yang saling menguntungkan.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.