Rupiah dan IHSG Ditutup Melemah di Awal Pekan, Net Sell Asing Rp 361,47 Miliar

Kompas.com - 20/09/2021, 15:33 WIB
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020). ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAKaryawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup negatif pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (20/9/2021). Demikian juga dengan rupiah di akhir perdagangan pasar spot yang ditutup melemah.

Melansir data RTI, IHSG ditutup pada level 6.076,31 atau turun 56,93 poin (0,93 persen) dibanding penutupan sebelumnya di level 6.133,24. Dari penguatan indeks tersebut, tercatat aksi jual bersih asing Rp 361,47 miliar di seluruh pasar.

Sebanyak 152 saham melaju di zona hijau dan 386 saham di zona merah. Sedangkan 124 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 12,02 triliun dengan volume 24,32 miliar saham.

Baca juga: Mengawali Pekan, IHSG dan Rupiah Bergerak di Zona Merah

Asing mencatat aksi jual bersih tertinggi pada saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) sebesar Rp 166,5 miliar. BBRI ditutup melemah 0,5 persen di level Rp 3.590 per saham, dengan volume transaksi 353,9 juta saham dan total transaksi Rp 1,3 triliun.

Menyusul, saham Bank Negara Indonesia (BBNI) yang juga mencatatkan net sell tertinggi setelah BBRI sebesar Rp 35,1 miliar.

Sepanjang hari ini BBNI mencatat total transaksi sebesar Rp 113,9 miliar dengan volume 22,1 juta saham. BBNI sore ini terperosok 2,8 persen di level Rp 5.150 per saham.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saham Bank Mandiri (BMRI) juga mencatatkan net sell tertinggi setelah BBRI dan BBNI, senilai Rp 27,7 miliar. BMRI sore ini melemah 0,41 persen di level Rp 6.025 per saham dengan total transaksi sebesar Rp 172,7 miliar dengan volume 28,8 juta saham.

Saham Bank Central Asia (BBCA) dan Telkom Indonesia (TLKM) sore ini masih mencatatkan aksi beli bersih tertinggi masing-masing Rp 199,4 miliar dan Rp 59,1 miliar.

BBCA ditutup menguat 1 persen di level Rp 32.925 per saham, sementara TLKM terperosok 0,28 persen di level Rp 3.520 per saham.

Top lossers sore ini antara lain saham Matahari Putra Prima (MPPA) yang anjlok 4,9 persen di level Rp 965 per saham.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.