LPS Kembali Turunkan Tingkat Bunga Penjaminan Jadi 3,5 Persen

Kompas.com - 29/09/2021, 17:54 WIB
Ilustrasi: Lembaga Penjamin Simpanan KONTAN/BAIHAKIIlustrasi: Lembaga Penjamin Simpanan

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga Penjamin Simpanan kembali menurunkan tingkat bunga penjaminan untuk simpanan rupiah dan valuta asing (valas) di bank umum maupun Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, masing-masing suku bunga untuk simpanan rupiah turun sebesar 50 basis poin (bps) dan simpanan valas turun 25 bps.

"Dengan mempertimbangkan beberapa hal serta perlunya memberikan dorongan kepada perbankan dalam proses pemulihan saat ini, Rapat Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan menetapkan untuk menurunkan tingkat bunga penjaminan," kata Purbaya dalam konferensi pers, Rabu (29/9/2021).

Baca juga: Dana Simpanan Dijamin, LPS Minta Masyarakat Tak Khawatir Nabung di Bank Digital

Penurunan tersebut menjadikan suku bunga penjaminan rupiah di bank umum sebesar 3,5 persen dan simpanan valas sebesar 0,25 persen.

Sementara suku bunga penjaminan untuk simpanan rupiah di BPR menjadi 6 persen.

Purbaya menuturkan, evaluasi tingkat bunga penjaminan ini akan berlaku untuk periode 30 September 2021 sampai 28 Januari 2022.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Merujuk pada peraturan LPS Nomor 1 Tahun 2018, LPS secara reguler menetapkan tingkat suku bunga penjaminan 3 kali dalam setahun yaitu pada Januari, Mei, dan September, kecuali terjadi perubahan pada kondisi ekonomi dan perbankan yang signifikan," ucap dia.

Sesuai ketentuan yang berlaku, jika suku bunga penjaminan yang dijanjikan antara bank dengan nasabah berada di atas tingkat bunga penjaminan LPS, maka simpanan nasabah tersebut tidak dapat dijamin dalam program penjaminan LPS.

Baca juga: LPS Siapkan Pembayaran Klaim Nasabah BPR Syariah Asri Madani Nusantara yang Dilikuidasi

"Jadi kami mengimbau bank secara terbuka menyampaikan kepada nasabah mengenai tingkat bunga penjaminan yang berlaku," imbau Purbaya.

Purbaya menambahkan, salah satu pokok pertimbangan dalam pengambilan keputusan penurunan suku bunga penjaminan adalah stabilnya prospek likuiditas perbankan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.