Kompas.com - 13/10/2021, 06:52 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan didampingi Menaker Ida Fauziyah mengunjungi serta berkeliling melihat pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) yang ada di Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (12/10/2021). Dokumentasi Humas Kementerian KetenagakerjaanMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan didampingi Menaker Ida Fauziyah mengunjungi serta berkeliling melihat pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) yang ada di Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (12/10/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan terkejut saat mengunjungi Balai Latihan Kerja (BLK) milik Kementerian Ketenagakerjaan yang ada di Samarinda, Kalimantan Timur.

Saat kunjungan pada Selasa (12/10/2021) tersebut, Luhut didampingi oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah.

"Saya diajak oleh Mbak Menaker untuk melihat BLK di Samarinda ini. Awalnya saya menyangka BLK masih biasa-biasa saja seperti dulu. Tapi setelah lihat langsung saya benar-benar surprise, ternyata BLK sudah berubah menjadi sangat bagus begini," kata dia melalui keterangan tertulis, Selasa.

"Inilah salah satu wujud nyata transformasi BLK yang sedang dan akan terus digenjot oleh Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah," imbuhnya.

Menaker Ida Fauziyah mengatakan dari 21 BLK UPTP yang ada di seluruh Indonesia, terdapat 8 BLK yang sudah berhasil ditransformasi.

"Kini Kemenaker sedang dan terus bekerja keras menyelesaikan transformasi seluruh BLK UPTP di seluruh Indonesia," ujarnya.

Baca juga: Pintu Umrah Kembali Dibuka, Garuda Indonesia Girang

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menaker juga mengatakan bahwa pihaknya tengah fokus membangun sumber daya manusia (SDM) kompeten, khususnya di Kalimantan Timur melalui BLK. Ia meminta dukungan Luhut agar upayanya berjalan lancar.

"Saya meminta dukungan Pak Luhut untuk terus mencetak SDM yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan industri daerah setempat," ucap Ida.

Sebelumnya, Ida menjelaskan bahwa program pendirian BLK Komunitas merupakan terobosan dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang telah dimulai sejak tahun 2017.

Sampai tahun 2020, Kementerian Ketenagakerjaan telah mendirikan 2.127 BLK Komunitas yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Pada tahun ini, setelah dilakukan penyesuaian program dan anggaran, Kemenaker menargetkan pendirian BLK Komunitas sebanyak 787 lembaga yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Dengan adanya penandatanganan perjanjian kerja bersama BLK Komunitas tahap pertama tahun 2021, ada 520 lembaga penerima bantuan BLK Komunitas dan tahap kedua sebanyak 267 lembaga.

Pada program pembangunan BLK Komunitas tahun ini, Kemenaker juga telah menambah kejuruan pelatihan menjadi 24 kejuruan untuk dapat diterapkan di BLK Komunitas.

Baca juga: Krisis Energi Kian Buruk, Harga Minyak Dunia Terus Melonjak

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.