Kompas.com - 20/10/2021, 20:38 WIB

GRESIK, KOMPAS.com - PT Hayumi Agro Indonesia yang merupakan pelaku industri kecil menengah (IKM) melakukan ekspor tepung porang ke China.

Saat ini, PT Hayumi memiliki kapasitas produksi 60 ton tepung porang per bulan, dan mampu mengekspor rata-rata 50 ton per bulan. Diharapkan, jumlah tersebut bakal terus meningkat dengan telah terpenuhinya standar keamanan pangan yang dimiliki.

"Awalnya saat masih trading pribadi itu jual dalam bentuk chip. Mulai 2018, ketika perusahaan berdiri sudah dalam bentuk olahan tepung porang dan perlahan mulai ekspor," kata direktur PT Hayumi Agro Indonesia, Halim Wibowo Loo, Rabu (20/10/2021).

Baca juga: Banyak Petani Merana karena Harga Porang Anjlok

Halim mengaku, hingga saat ini belum pernah mendapat pasokan porang dari para petani yang ada di Gresik. Saat ini, pihaknya masih mengandalkan pasokan porang dari luar Gresik seperti dari Madiun, Ponorogo dan Trenggalek.

"Tapi yang saya dengar, para petani di Gresik ada yang mulai menanam porang, cuma belum tahu lagi pastinya. Sementara masih dari luar kota, dari Madiun, Ponorogo dan Trenggalek," tutur Halim.

Halim menjelaskan, biasanya membeli tanaman porang tersebut dari para petani seharga Rp5.000 hingga Rp6.000 per kilogram.

Baru kemudian dibawa ke pabrik, untuk selanjutnya diolah menjadi tepung porang yang memiliki nilai jual lumayan di pasaran internasional.

Sementara itu Plt Ditjen IKMA Kemenperin Reni Yanita, di sela agenda pelepasan ekspor tepung porang, mengatakan porang merupakan komoditas ekspor yang saat ini sangat potensial dikembangkan.

Terlebih, jenis umbi ini diketahui mengandung glukomanan, yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan berfungsi sebagai bahan baku berbagai macam industri.

"Kami berharap, pelepasan ekspor olahan porang ini dapat menjadi inspirasi bagi IKM lainnya untuk dapat melakukan penetrasi pasar, baik domestik maupun ekspor," ucap Reni.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jasindo Salurkan Pendanaan Senilai Rp 900 Juta untuk Kelompok Tani Ternak di Tulungagung

Jasindo Salurkan Pendanaan Senilai Rp 900 Juta untuk Kelompok Tani Ternak di Tulungagung

Whats New
Upaya Subholding Gas Pertamina Tingkatkan Penggunaan dan Pengembangan Infrastruktur Gas Bumi

Upaya Subholding Gas Pertamina Tingkatkan Penggunaan dan Pengembangan Infrastruktur Gas Bumi

Whats New
Bakal Ditinjau Jokowi, Pekerjaan Kavling Kawasan Inti IKN Nusantara Dimulai Januari 2023

Bakal Ditinjau Jokowi, Pekerjaan Kavling Kawasan Inti IKN Nusantara Dimulai Januari 2023

Whats New
Kompasianival Hadir Kembali Secara Offline, Angkat Tema 'Kelana Masa Depan'

Kompasianival Hadir Kembali Secara Offline, Angkat Tema "Kelana Masa Depan"

Rilis
Pelaku Industri Properti Optimistis Bisnis Tetap Tumbuh Positif Tahun Depan

Pelaku Industri Properti Optimistis Bisnis Tetap Tumbuh Positif Tahun Depan

Whats New
Tak Setuju Kenaikan Cukai Rokok 10 Persen, Petani Tembakau Usul 5 Persen

Tak Setuju Kenaikan Cukai Rokok 10 Persen, Petani Tembakau Usul 5 Persen

Whats New
Telefast, Volta, dan MCAS Group Kerja Sama Kembangkan Bisnis Kendaraan Listrik

Telefast, Volta, dan MCAS Group Kerja Sama Kembangkan Bisnis Kendaraan Listrik

Whats New
Ada Tren Kenaikan Suku Bunga BI, Ini Dampaknya ke Bunga Simpanan Bank

Ada Tren Kenaikan Suku Bunga BI, Ini Dampaknya ke Bunga Simpanan Bank

Whats New
Yakin Produksi Beras Dalam Negeri Cukup, Mentan: Cek Saja Data BPS

Yakin Produksi Beras Dalam Negeri Cukup, Mentan: Cek Saja Data BPS

Whats New
Survei Grab: Mie Instan dan Nasi Goreng adalah Menu yang Paling Banyak Dipesan di GrabMart dan GrabFood

Survei Grab: Mie Instan dan Nasi Goreng adalah Menu yang Paling Banyak Dipesan di GrabMart dan GrabFood

Whats New
Menteri Teten Resmi Pecat PNS Kemenkop UKM Pelaku Kekerasan Seksual

Menteri Teten Resmi Pecat PNS Kemenkop UKM Pelaku Kekerasan Seksual

Whats New
10 Asosiasi Pengusaha Resmi Ajukan Uji Materi Permenaker Upah Minimum 2023 ke MA

10 Asosiasi Pengusaha Resmi Ajukan Uji Materi Permenaker Upah Minimum 2023 ke MA

Whats New
Genjot Sektor Finansial dan Teknologi, Hanwa Life Gandeng Lippo Group

Genjot Sektor Finansial dan Teknologi, Hanwa Life Gandeng Lippo Group

Rilis
Revitalisasi Lokananta, Erick Thohir: Hasil Rekaman Sekelas Abbey Road

Revitalisasi Lokananta, Erick Thohir: Hasil Rekaman Sekelas Abbey Road

Whats New
Sandiaga Uno: Banyak Pelaku UMKM yang Ikut-ikutan dan Tidak Fokus

Sandiaga Uno: Banyak Pelaku UMKM yang Ikut-ikutan dan Tidak Fokus

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.