Disuntik Abu Dhabi Investment, Valuasi GoTo Sentuh 30 Miliar Dollar AS

Kompas.com - 22/10/2021, 16:09 WIB
Grup GoTo memayungi Gojek, Tokopedia, dan Goto Financial yang beroperasi dengan entitas masing-masing. kompas.comGrup GoTo memayungi Gojek, Tokopedia, dan Goto Financial yang beroperasi dengan entitas masing-masing.

JAKARTA, KOMPAS.com - Abu Dhabi Investment Authority (ADIA) menjadi investor teranyar yang terlibat dalam penggalangan dana pra-IPO grup ekosistem digital terbesar Indonesia, GoTo Group.

Dana abadi atau sovereign wealth fund (SWF) milik Uni Emirat Arab itu melakukan investasi sebesar 400 juta dollar AS ke GoTo Group. Dengan tambahan dana tersebut, menurut manajemen GoTo, valuasi GoTo saat ini berdasarkan Reuters Breaking Views ditaksir telah mencapai 30 miliar dollar AS.

"Kami bangga menyambut ADIA sebagai investor terbaru di perusahaan dan yang pertama dalam penggalangan dana pra-IPO kami, selagi kami menyiapkan bisnis untuk pertumbuhan eksponensial untuk tahun-tahun mendatang," tutur CEO GoTo Group, Andre Soelistyo, dalam keterangannya, Jumat (22/10/2021).

Baca juga: Jelang IPO, GoTo Dapat Suntikan Dana dari Abu Dhabi Rp 5,7 Triliun

Andre menilai, keputusan AIDA untuk menyuntikan dananya ke GoTo Group, membuktikan, investor global mulai memiliki ketertarikan terhadap potensi ekosistem digital nasional.

"Dukungan dengan skala seperti ini menegaskan keyakinan kami bahwa Indonesia dan Asia Tenggara akan menjadi tujuan besar selanjutnya untuk investasi teknologi," katanya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Departemen Private Equities ADIA Hamad Shahwan Al Dhaheri menjelaskan, investasi yang dilakukan pihaknya selaras dengan visi lembaga yang ingin mendukung pertumbuhan ekonomi digital di negara-negara Asia Tenggara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami melihat potensi yang kuat di wilayah ini, terutama di Indonesia, di mana latar belakang ekonomi yang dinamis mendorong ADIA untuk terus memperkuat kehadirannya di negara ini," katanya.

Ekonom dan Ahli Keuangan Universitas Prasetiya Mulya Agus Salim menyebutkan, menjadi salah satu tolak ukur keyakinan investor terhadap rencana IPO GoTo.

"Ini menunjukkan adanya confidence investor atas valuasi dan rencana IPO GoTo, sehingga mereka berani untuk menyuntikan investasinya," katanya.

Lebih lanjut Ia menilai, keberhasilan pra-IPO GoTo akan meningkatkan kepercayaan investor terhadap perusahaan teknologi itu di pasar modal.

"Akan banyak investor yang berinvestasi di perusahaan-perusahaan teknologi dengan model bisnis yang kuat seperti GoTo," ucapnya.

Sebagai informasi, ADIA akan menjadi investor terbaru yang masuk ke dalam daftar investor global di GoTo saat ini, menyusul Alibaba Group, Astra International, Facebook, Global Digital Niaga (GDN), Google, KKR, PayPal, Sequoia Capital India, SoftBank Vision Fund 1, Telkomsel, Temasek, Tencent dan Warburg Pincus.

Baca juga: Hasil Riset Tunjukan Pendapatan UMKM Mitra GoTo Financial Naik 37 Persen

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.