Terkait Kasus Covid, Menko Airlangga Sebut Kondisi RI Lebih Baik dari Singapura dan Australia

Kompas.com - 15/11/2021, 18:20 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berpidato saat menghadiri acara penyerahan bantuan KUR klaster di hotel JW Marriott Hotel Medan, Sumatera Utara, Kamis (9/9/2021). PT Askrindo memberikan bantuan CSR berupa tiga unit mesin jahit dan satu meja potong kepada nasabah KUR yang dijamim oleh PT Askrindo demi mendongkrak perekonomian dan membangkitkan sektor usaha kecil dan menengah. ANTARA FOTO/Fransisco Carolio/Lmo/aww.
ANTARA FOTO/Fransisco CarolioMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berpidato saat menghadiri acara penyerahan bantuan KUR klaster di hotel JW Marriott Hotel Medan, Sumatera Utara, Kamis (9/9/2021). PT Askrindo memberikan bantuan CSR berupa tiga unit mesin jahit dan satu meja potong kepada nasabah KUR yang dijamim oleh PT Askrindo demi mendongkrak perekonomian dan membangkitkan sektor usaha kecil dan menengah. ANTARA FOTO/Fransisco Carolio/Lmo/aww.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, kasus aktif Covid-19 Indonesia lebih baik dibanding negara tetangga, mulai dari Singapura hingga Australia.

Mantan Menteri Perindustrian ini menjelaskan, kasus aktif Covid-19 di Indonesia hanya 1 per 100.000 penduduk. Capaian ini jauh lebih baik dibanding Thailand, Singapura, Malaysia, dan Australia.

"Kalau kita lihat dibanding negara lain posisi kita lebih baik, seperti misalnya per 100.000 penduduk Indonesia hanya 1 (kasus)," kata Airlangga dalam konferensi pers PPKM, Senin (15/11/2021).

Baca juga: Kemendag Sebut Ada 22.000 Orang Terinfeksi Covid-19 Berusaha Masuk Mal

Membaiknya kasus Covid-19 di Tanah air ini membuat pemerintah memperhatikan pembukaan penerbangan dan perbatasan untuk wisatawan mancanegara.

Asal tahu saja, kasus aktif di Thailand mencapai 89 per 100.000 penduduk, Singapura 454 kasus per 100.000 penduduk, Malaysia 127 per 100.000 penduduk, dan Australia 51 kasus per 100.000 penduduk.

"Kunjungan diperhatikan terutama memperhatikan kondisi di berbagai negara lain dan kajian terhadap vaccine travel line terus dilakukan, sehingga tentu kita akan monitor kondisi sebelum dilakukan pembukaan dengan negara lain," ucap dia.

Adapun saat ini, kasus aktif Indonesia per 14 November 2021 mencapai 9.018 kasus. Kendati demikian, angkanya sudah menurun dibanding tanggal 24 Juli 2021 lalu.

Baca juga: Cegah Gelombang Ketiga Covid-19, Pemerintah Bersiap Batasi Mobilitas Libur Nataru

Dari segi level asesmen, kini tidak ada provinsi yang masuk dalam asesmen level 4. Sementara itu, 25 provinsi berada di level 2 dan 2 provinsi berada di level 1.

"Sedangkan dari sisi kabupaten/kota, tidak ada kabupaten/kota di level 4. Di level 3 ada 5 kabupaten/kota, yakni Tana Tidung, Subulussalam, Gayo Lues, Sorong, dan Teluk Bintuni. Kabupaten/kota di level 2 ada 207, dan di level 1 ada 174 kabupaten," pungkas Airlangga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Risma Beberkan Ada Dana Bansos Rp 2,7 Triliun Tertahan, Ini Penjelasan Himbara

Risma Beberkan Ada Dana Bansos Rp 2,7 Triliun Tertahan, Ini Penjelasan Himbara

Whats New
Lembaga Riset IDEAS: Angka Kemiskinan Turun, tapi Jumlah Pengangguran Bertambah

Lembaga Riset IDEAS: Angka Kemiskinan Turun, tapi Jumlah Pengangguran Bertambah

Whats New
Contoh Surat Resign dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

Contoh Surat Resign dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

Work Smart
Promo Minyak Goreng Bimoli di Superindo, Kemasan 2 Liter Rp 25.000

Promo Minyak Goreng Bimoli di Superindo, Kemasan 2 Liter Rp 25.000

Spend Smart
Harga Ayam Broiler dan Gula Pasir Naik, Berikut Harga Pangan di Jakarta Hari Ini

Harga Ayam Broiler dan Gula Pasir Naik, Berikut Harga Pangan di Jakarta Hari Ini

Spend Smart
139 Perusahaan Kembali Ekspor Batu Bara, ESDM: 1 Juta Ton Terkirim ke Luar Negeri

139 Perusahaan Kembali Ekspor Batu Bara, ESDM: 1 Juta Ton Terkirim ke Luar Negeri

Whats New
Pemalsuan Surat Jaminan BLBI, Mahfud MD: 1 Orang Pegawai Kemenkeu Sudah Dinonaktifkan

Pemalsuan Surat Jaminan BLBI, Mahfud MD: 1 Orang Pegawai Kemenkeu Sudah Dinonaktifkan

Whats New
Ada Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga, Simak Rekomendasi Saham AALI, SIMP, dan LSIP

Ada Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga, Simak Rekomendasi Saham AALI, SIMP, dan LSIP

Earn Smart
Varian Omicron Meningkat di Jabodetabek, Luhut: Ini Teater Perang Sesungguhnya

Varian Omicron Meningkat di Jabodetabek, Luhut: Ini Teater Perang Sesungguhnya

Whats New
Bank Indonesia Akui Diretas, Kena Serangan 'Ransomware', Data Kritikal Dipastikan Aman

Bank Indonesia Akui Diretas, Kena Serangan "Ransomware", Data Kritikal Dipastikan Aman

Whats New
3 Minggu Tax Amnesty Jilid II, Negara Sudah Dapat Rp 467 Miliar

3 Minggu Tax Amnesty Jilid II, Negara Sudah Dapat Rp 467 Miliar

Whats New
Trading Challenge Tesla 2021 Usai, Astronacci International Ajak Masyarakat Bangkit dan Kejar Mimpi

Trading Challenge Tesla 2021 Usai, Astronacci International Ajak Masyarakat Bangkit dan Kejar Mimpi

Rilis
Mau Beli Valas? Intip Kurs Rupiah Hari Ini di BCA hingga Bank Mandiri

Mau Beli Valas? Intip Kurs Rupiah Hari Ini di BCA hingga Bank Mandiri

Spend Smart
IHSG dan Rupiah Melaju di Zona Merah Pagi Ini

IHSG dan Rupiah Melaju di Zona Merah Pagi Ini

Earn Smart
Ragam Tingkah Pengemplang BLBI, Enggan Bayar Utang hingga Jadikan Laut sebagai Jaminan

Ragam Tingkah Pengemplang BLBI, Enggan Bayar Utang hingga Jadikan Laut sebagai Jaminan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.