Ragam Mata Uang yang Beredar pada Masa-masa Awal Kemerdekaan Indonesia

Kompas.com - 28/11/2021, 08:55 WIB
Kesibukan rakyat menukarkan Uang Jepang dengan Uang Republik di Kantor Pos Pasar Baru dan di Bank Negara Indonesia Menteng Raya tanggal 29 Oktober 1946 . Arsip KompasKesibukan rakyat menukarkan Uang Jepang dengan Uang Republik di Kantor Pos Pasar Baru dan di Bank Negara Indonesia Menteng Raya tanggal 29 Oktober 1946 .


JAKARTA, KOMPAS.com - Apa mata uang Indonesia zaman dulu? Berapa mata uang yang beredar pada masa-masa awal kemerdekaan Indonesia? Apa nama mata uang Indonesia sebelum rupiah?

Pertanyaan semacam itu kerap bermunculan, terutama di kalangan masyarakat yang mencari informasi seputar mata uang Indonesia dari tahun 1945 sampai sekarang.

Artikel ini akan membantu pembaca untuk menjawab sederet pertanyaan tersebut agar lebih memahami mata uang yang beredar pada masa-masa awal kemerdekaan Indonesia.

Baca juga: Ketika Mata Uang China Laris Manis dan Resmi Berlaku di Era Majapahit

Sebelum merdeka, beragam jenis mata uang sebenarnya sudah beredar di Indonesia dan digunakan oleh masyarakat untuk bertransaksi dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah merdeka, barulah Pemerintah Indonesia mengambil kebijakan terkait mata uang resmi yang mewarnai sejarah mata uang Indonesia dari tahun 1945 sampai sekarang.

Dikutip dari laman resmi Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Pemerintah Indonesia pada tanggal 1 Oktober 1945 menetapkan berlakunya mata uang bersama di wilayah Republik Indonesia (RI) yaitu uang De Javasche Bank, uang Hindia Belanda dan uang Jepang.

Mengapa diberlakukan tiga mata uang yang berbeda pada awal kemerdekaan Indonesia? Karena saat itu Indonesia belum memiliki mata uang sendiri.

Baca juga: Mengapa Negara Singapura Lebih Berfokus pada Perdagangan dan Industri?

Selanjutnya, pada 2 Oktober 1945, pemerintah mengeluarkan Maklumat Pemerintah Republik Indonesia yang menetapkan bahwa uang NICA tidak berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Kala itu, uang NICA termasuk salah satu jenis mata uang yang beredar pada masa-masa awal kemerdekaan Indonesia. Dengan adanya keputusan Pemerintah RI, maka penggunaan uang NICA tak lagi sah.

Kemudian, pada 3 Oktober 1945 diterbitkan Maklumat Presiden Republik Indonesia yang menentukan jenis-jenis uang yang sementara masih berlaku sebagai alat pembayaran yang sah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.