Kompas.com - 28/11/2021, 17:23 WIB
Penulis Mutia Fauzia
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Memiliki pekerjaan denngan gaji tinggi adalah keinginan banyak orang.

Namun, proses yang dibutuhkan untuk mencapai jenjang karir dan pekerjaan dengan gaji tinggi tidaklah mudah.

Dilansir dari The Balance Careers, sebenarnya, ada beberapa posisi di beberapa jenis pekerjaan dengan gaji tinggi,

Posisi tersebut meliputi jenis pekerjaan di bidang layanan kesehatan, informasi teknologi, manajemen, keuangan, teknik, serta hukum.

Mengapa pekerja yang bekerja di bidang-bidang tersebut mendapatkan gaji tinggi?

Sederhananya, gaji mereka tinggi lantaran mereka memiliki kemampuan dengan nilai yang tinggi pula. Dengan demikian, perusahaan harus memberikan imbalan yang besar untuk para pekerja dengan kemampuan khusus tersebut.

Baca juga: Pahami Tujuan dan Bagaimana Proses Lahirnya Mata Uang ORI

Namun, perlu diingat, sebagian besar dari jenis pekerjaan tersebut membutuhkan latar belakang pendidikan khusus pula.

Misalnya saja, untuk menjadi seorang bankir yang sukses, selain Anda harus menempuh pendidikan di jurusan yang mendukung profesi tersebut sekaligus menjalani karir hingga mencapai level di mana Anda akan mendapatkan gaji tinggi.

Jenis Pekerjaan dengan Gaji Tinggi

Gaji tinggi biasanya dilihat dari nilainya yang jauh lebih tinggi ketimbang upah minimum.
Beberapa pekerjaan dengan gaji tinggi biasanya juga disebabkan oleh latar belakang pendidikan hingga pengalaman kerja.

Di Amerika Serikat, Biro Statistik Ketenagakerjaan (BLS) setempat merilis data Occupational Outlook Handbook (OOH) yang berisi ifnormasi mengenai upah, pertumbuhan pekerjaan, serta syarat pendidikan untuk beberapa jenis profesi.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kode Bank BNI dan Cara Transfer Antarbank di ATM dengan Mudah

Kode Bank BNI dan Cara Transfer Antarbank di ATM dengan Mudah

Spend Smart
Cara Top Up DANA lewat ATM BRI dan BRImo dengan Mudah

Cara Top Up DANA lewat ATM BRI dan BRImo dengan Mudah

Spend Smart
Cara Top Up Gopay Lewat m-Banking BCA hingga OneKlik Secara Mudah

Cara Top Up Gopay Lewat m-Banking BCA hingga OneKlik Secara Mudah

Spend Smart
Inilah 5 Sekolah Termahal di Indonesia, SPP-nya Hingga Ratusan Juta

Inilah 5 Sekolah Termahal di Indonesia, SPP-nya Hingga Ratusan Juta

Spend Smart
Bos Krakatau Steel Pimpin Asosiasi Industri Besi-Baja se-Asia Tenggara

Bos Krakatau Steel Pimpin Asosiasi Industri Besi-Baja se-Asia Tenggara

Rilis
Luncurkan Livin' Investasi, Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Bisnis Wealth Management

Luncurkan Livin' Investasi, Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Bisnis Wealth Management

Whats New
Jobseeker, Simak 10 Tips Ikut Job Fair Agar Sukses Dapat Pekerjaan

Jobseeker, Simak 10 Tips Ikut Job Fair Agar Sukses Dapat Pekerjaan

Work Smart
Kuasa Hukum Korban Berharap Aset KSP Indosurya Ditelusuri Lagi

Kuasa Hukum Korban Berharap Aset KSP Indosurya Ditelusuri Lagi

Whats New
UMKM Ingin Menjual Produk ke Pemerintah? Ini Daftar E-Katalog LKPP

UMKM Ingin Menjual Produk ke Pemerintah? Ini Daftar E-Katalog LKPP

Smartpreneur
Pembiayaan APBN Melalui Utang Turun 62,4 Persen, Hanya Rp 155,9 Triliun Per April 2022

Pembiayaan APBN Melalui Utang Turun 62,4 Persen, Hanya Rp 155,9 Triliun Per April 2022

Whats New
Bank Mandiri Luncurkan Fitur Investasi di Aplikasi Livin'

Bank Mandiri Luncurkan Fitur Investasi di Aplikasi Livin'

Whats New
Jokowi Minta Luhut Bantu Urus Minyak Goreng, Ini Kata Kemendag

Jokowi Minta Luhut Bantu Urus Minyak Goreng, Ini Kata Kemendag

Whats New
Minat Jadi Agen Mandiri? Simak Persyaratan dan Cara Daftarnya

Minat Jadi Agen Mandiri? Simak Persyaratan dan Cara Daftarnya

Whats New
Kemendag Ungkap Alasan Larangan Eskpor CPO Dicabut

Kemendag Ungkap Alasan Larangan Eskpor CPO Dicabut

Whats New
Jadi Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Mirza Adityaswara Mengudurkan Diri dari Presiden Komisaris OVO

Jadi Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Mirza Adityaswara Mengudurkan Diri dari Presiden Komisaris OVO

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.