Kemendag: Harga Minyak Goreng hingga Cabai Masih Naik Signifikan di Bulan Ini

Kompas.com - 05/01/2022, 14:30 WIB
Harga minyak goreng di Pasar Kramatjati, Jakarta Timur, naik dalam sebulan terakhir. Hal itu dirasakan Zahra (52), salah satu penjual minyak goreng di sana. KOMPAS.com/NIRMALA MAULANA ACHMADHarga minyak goreng di Pasar Kramatjati, Jakarta Timur, naik dalam sebulan terakhir. Hal itu dirasakan Zahra (52), salah satu penjual minyak goreng di sana.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengungkapkan, secara umum harga barang kebutuhan pokok di dalam negeri relatif stabil.

Namun, terdapat sejumlah komoditi yang mengalami kenaikan harga cukup signifikan di bulan Januari 2022, yaitu minyak goreng, baik kemasan sederhana dan kemasan premium, daging ayam ras, telur ayam ras, cabai merah keriting, cabai merah besar, dan cabai rawit merah, bawang merah dan bawang putih honan.

Direktur Bahan Pokok dan Penting Kemendag Isy Karim mengungkapkan, per 4 Januari minyak goreng kemasan sederhana naik 3,35 persen menjadi Rp 18.500 per liter. Sedangkan, harga minyak goreng kemasan premium naik 5,73 persen menjadi Rp 20.300 per liter dibandingkan dengan bulan lalu.

Baca juga: Skema Subsidi Minyak Goreng Diharapkan Rampung Pekan Ini

Isy menjelaskan, untuk kenaikan harga minyak goreng di dalam negeri dipicu oleh kenaikan harga crude palm oil (CPO) dunia yang terus terjadi hingga menembus level tertinggi.

"Dimana minggu ke-4 Desember harga CPO Dunia mencapai Rp 12.041 [er liter, harga tersebut lebih tinggi 42,28 persen dibanding Desember 2020," kata dia, Rabu (5/1/2022).

Selain harga minyak goreng, harga daging ayam ras juga naik 5,48 persen menjadi Rp 36.600 per kilogram (kg). Telur ayam ras juga naik 18,18 persen menjadi Rp 29.900 per kg.

Kenaikan harga telur ayam ras dan daging ayam ras disebabkan oleh faktor tingginya harga input pakan dan konsentrat serta kenaikan permintaan menjelang HBKN Nataru dan adanya pelonggaran aktivitas/mobilitas masyarakat.

Isy menjelaskan, khusus kenaikan harga daging ayam ras juga disebabkan karena dampak cutting produksi yang besar di bulan Oktober dan November. Sedangkan kenaikan harga telur ayam ras juga disebabkan oleh dampak afkir dini pada bulan Juli-September 2021 lalu yang mencapai 20 persen dari produksi nasional serta adanya program bansos pada periode September-Desember 2021.

Baca juga: Mendag: Kami Memastikan Stok Minyak Goreng Tersedia dengan Harga Terjangkau

Kemudian, cabai merah keriting naik 10 persen menjadi Rp 46.200 per kg, cabai merah besar naik 4,02 persen menjadi Rp 44.000 per kg dan cabai rawit merah naik 47 persen menjadi Rp 85.700 per kg.

"Berdasarkan pantauan langsung ke beberapa pasar induk, kenaikan harga cabai khususnya cabai rawit terjadi karena di beberapa sentra produksi cabai di Jawa Timur panen raya mulai berakhir," ungkap dia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Nomor Aduan Jika Temukan Penimbun Minyak Goreng atau yang Jual di Atas Rp 14.000 Per Liter

Ini Nomor Aduan Jika Temukan Penimbun Minyak Goreng atau yang Jual di Atas Rp 14.000 Per Liter

Whats New
Jokowi Ralat Janjinya, Ongkos Ibu Kota Baru Kini Boleh Bebani APBN

Jokowi Ralat Janjinya, Ongkos Ibu Kota Baru Kini Boleh Bebani APBN

Whats New
Strategi BSI Akselerasi Perbankan Syariah: Perkuat IT Hingga Tingkatkan Literasi

Strategi BSI Akselerasi Perbankan Syariah: Perkuat IT Hingga Tingkatkan Literasi

Whats New
Cara Bayar PDAM Lewat M-Banking BCA dan ATM BCA

Cara Bayar PDAM Lewat M-Banking BCA dan ATM BCA

Spend Smart
Aturan Baru PLTS Atap Terbit, Kini Pelanggan Bisa Ekspor Listrik 100 Persen ke PLN

Aturan Baru PLTS Atap Terbit, Kini Pelanggan Bisa Ekspor Listrik 100 Persen ke PLN

Whats New
Kemendag Lepas Ekspor 10 Produk Olahan Sorgum Senilai Rp 700 Juta ke Timor Leste dan Malaysia

Kemendag Lepas Ekspor 10 Produk Olahan Sorgum Senilai Rp 700 Juta ke Timor Leste dan Malaysia

Rilis
Kilang Pertamina Internasional Gandeng TPPI Tekan Impor Petrokimia

Kilang Pertamina Internasional Gandeng TPPI Tekan Impor Petrokimia

Whats New
Mengenal Won,  Mata Uang Korea Selatan Lebih Dekat

Mengenal Won, Mata Uang Korea Selatan Lebih Dekat

Spend Smart
Cara Bayar PDAM di ATM Bank Mega dan Aplikasi M-Smile

Cara Bayar PDAM di ATM Bank Mega dan Aplikasi M-Smile

Spend Smart
1.400 Karyawan Undurkan Diri, Bank KB Bukopin: Dapat Pesangon, Asuransi, hingga Pelatihan

1.400 Karyawan Undurkan Diri, Bank KB Bukopin: Dapat Pesangon, Asuransi, hingga Pelatihan

Whats New
Syarat dan Cara Pengajuan Kartu Kredit BCA Terbaru

Syarat dan Cara Pengajuan Kartu Kredit BCA Terbaru

Spend Smart
Begini Kejelasan Nasib Honorer yang Tak Dipakai Lagi Mulai 2023

Begini Kejelasan Nasib Honorer yang Tak Dipakai Lagi Mulai 2023

Whats New
Apa Itu Virtual Account, Manfaat dan Cara Bayarnya dalam Transaksi Keuangan?

Apa Itu Virtual Account, Manfaat dan Cara Bayarnya dalam Transaksi Keuangan?

Spend Smart
Cara Top Up OVO lewat BNI Mobile, ATM, iBank Personal, dan Kartu Debit

Cara Top Up OVO lewat BNI Mobile, ATM, iBank Personal, dan Kartu Debit

Spend Smart
Tinjau Kesiapan Operasional Tol Trans Sumatera, Menteri PUPR Minta Jalan yang Rusak Tuntas April Tahun Ini

Tinjau Kesiapan Operasional Tol Trans Sumatera, Menteri PUPR Minta Jalan yang Rusak Tuntas April Tahun Ini

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.