Bandara Halim Perdanakusuma Tutup, Penerbangan Pindah ke 5 Bandara Ini

Kompas.com - 23/01/2022, 15:37 WIB

“Fasilitas keselamatan dan keamanan penerbangan di bandara penerima (recipient) dipastikan dapat menangani perpindahan armada, memperhitungkan fasilitas-fasilitas seperti runway, apron dan taxiway,” jelas Muhamad Wasid.

Pesawat maskapai niaga tidak berjadwal yang pindah operasional ke Bandara Soekarno-Hatta ditempatkan di apron Terminal 1, yaitu:

  • Premi Air (1 unit)
  • Indonesia Air Transport (1 unit)
  • Elang Lintas (2 unit)
  • AFM (3 unit)
  • Kharisma (5 unit)
  • Tri MG (3 unit)
  • Enggang Air/CEO Jetset (3 unit)

Baca juga: Jejak Bandara Internasional Pertama Indonesia di Kemayoran

Sementara itu, pesawat yang direncanakan pindah ke hanggar GMF AeroAsia di Bandara Soekarno-Hatta di antaranya:

  • Premi Air (8 unit)
  • Travira (1 unit)
  • Kharisma (1 unit)
  • PTN (1 unit)
  • Jhonlin (2 unit)
  • Enggang Air/CEO Jetset (1 unit)
  • AFM (1 unit)

Kemudian, pesawat yang direncanakan pindah ke Bandara Pondok Cabe di antaranya:

  • Travira Air (4 unit)
  • Pelita Air (1 unit)
  • Premi Air (1 unit)
  • Jhonlin (1 unit)
  • Susi Air (1 unit)
  • Transwisata (3 unit)
  • Fasi (2 unit)

Adapun pesawat yang direncanakan pindah ke Bandara Budiarto di antaranya:

  • Elang Lintas (2 unit)
  • Kharisma (3 unit)
  • Airfast (3 unit)

Sementara itu, untuk pesawat maskapai yang berpindah ke Bandara Husein Sastranegara adalah Biomantara (2 unit).

Adapun pesawat kargo yang direncanakan pindah ke apron Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta adalah Trigana Air (3 unit) dan Sriwijaya Air (1 unit).

Lebih lanjut, pelaksanaan perpindahan operator ground handling direncanakan berlangsung pada 22 - 24 Januari 2022. Seluruh operasional ground handling akan dipindahkan.

Baca juga: Simak Daftar Bandara Angkasa Pura I dan Profil Anak Usahanya

Pemindahan penerbangan militer

Pelaksanaan perpindahan operasional penerbangan militer direncanakan 24 - 25 Januari 2022. EGM Bandara Halim Perdanakusuma Marsma TNI Nandang Sukarna mengatakan operasional 3 Skadron Udara (Skadud) dipindahkan.

“Skadud 17 pindah ke Bandara Soekarno-Hatta, sementara Skadud 2 dan Skadud 31 ke Bandara Husein Sastranegara,” tandasnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.