Besok, Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 11 Triliun lewat Lelang Sukuk Negara

Kompas.com - 07/02/2022, 17:58 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah bakal kembali menarik utang lewat lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara. Rencananya, lelang Sukuk Negara akan dilaksanakan pada  Selasa (8/2/2022).

Berdasarkan siaran pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), yang dikutip Kompas.com, Senin (7/2/2022), pemerintah menetapkan target indikatif lelang sukuk negara sebesar Rp 11 triliun.

"Seri SBSN yang akan dilelang adalah seri SPN-S (Surat Perbendaharaan Negara - Syariah) dan PBS (Project Based Sukuk) untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2021," tulis DJPPR.

Pemerintah mengungkapkan ada 6 seri sukuk negara yang akan dilelang pekan depan yaitu SPN-S 09082022 (new issuance), PBS031 (reopening), PBS032 (reopening), PBS029 (reopening), PBS034 (reopening), dan PBS033 (reopening).

Baca juga: Peserta Tax Amnesty Jilid II Terus Bertambah, Kini Capai 10.725 Wajib Pajak

Pemerintah juga sudah menerapkan tingkat imbalan lelang dari masing-masing seri Sukuk Negara itu yakni SPN-S 09082022 (diskonto), PBS031 (4 persen), PBS032 (4,87 persen), PBS029 (,37 persen), PBS034 (6,5 persen), dan PBS033 (6,75 persen).

Adapun tanggal jatuh temponya yaitu 9 Agustus 2022 hingga paling lama 15 Juni 2047.

Lelang sukuk negara akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia sebagai agen lelang SBSN. Lelang bersifat terbuka dan menggunakan metode harga beragam.

Semua pihak, baik investor individu maupun institusi, dapat menyampaikan penawaran pembelian dalam lelang. Namun dalam pelaksanaannya, penyampaian penawaran pembelian harus melalui peserta lelang yang telah mendapat persetujuan dari Kementerian Keuangan

Baca juga: Smart Aviation Buka Suara Soal Kontrak Sewa Hanggar di Bandara Malinau

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Afrizal, Jualan Bumbu di Pasar Sukses Raup Omzet Ratusan Juta, Ini Resepnya

Cerita Afrizal, Jualan Bumbu di Pasar Sukses Raup Omzet Ratusan Juta, Ini Resepnya

Whats New
Pameran IFEX 2022 Resmi Digelar, Diharap Jadi Acuan Industri Furnitur Global

Pameran IFEX 2022 Resmi Digelar, Diharap Jadi Acuan Industri Furnitur Global

Whats New
[POPULER MONEY] BI Luncurkan 7 Pecahan Uang Rupiah Baru | Reaksi Jokowi Atas Mahalnya Harga Tiket Pesawat

[POPULER MONEY] BI Luncurkan 7 Pecahan Uang Rupiah Baru | Reaksi Jokowi Atas Mahalnya Harga Tiket Pesawat

Whats New
KLHK Dorong Produsen AMDK Perbanyak Kemasan Besar agar Daur Ulang Mudah

KLHK Dorong Produsen AMDK Perbanyak Kemasan Besar agar Daur Ulang Mudah

Whats New
Cara Menonaktifkan BPJS Kesehatan secara Online dan Offline

Cara Menonaktifkan BPJS Kesehatan secara Online dan Offline

Whats New
Kode Transfer BCA, BRI, BNI, BTN, Mandiri, dan Bank Lainnya

Kode Transfer BCA, BRI, BNI, BTN, Mandiri, dan Bank Lainnya

Spend Smart
Keluarga Muda Perlu Punya Perencanaan Keuangan yang Baik

Keluarga Muda Perlu Punya Perencanaan Keuangan yang Baik

Spend Smart
BI Sebut Uang Elektronik Turunkan Penggunaan Uang Logam dan Peredaran Uang Palsu

BI Sebut Uang Elektronik Turunkan Penggunaan Uang Logam dan Peredaran Uang Palsu

Whats New
Ini Alasan BI Masih Pertahankan Uang Logam

Ini Alasan BI Masih Pertahankan Uang Logam

Whats New
Apa yang Dimaksud dengan Gadai Syariah?

Apa yang Dimaksud dengan Gadai Syariah?

Earn Smart
Menaker Dorong Pelaku UMKM Perempuan Beralih ke Ekosistem Digital

Menaker Dorong Pelaku UMKM Perempuan Beralih ke Ekosistem Digital

Whats New
7 Contoh Surat Lamaran Kerja di PT yang Baik Agar Dilirik HRD

7 Contoh Surat Lamaran Kerja di PT yang Baik Agar Dilirik HRD

Work Smart
Harga Tiket Pesawat Melambung, Menhub Minta Pemda Ikut Saweran Subsidi

Harga Tiket Pesawat Melambung, Menhub Minta Pemda Ikut Saweran Subsidi

Whats New
Uang Rupiah 2016 Diperkirakan Bakal 'Hilang' dalam 4 Tahun ke Depan

Uang Rupiah 2016 Diperkirakan Bakal "Hilang" dalam 4 Tahun ke Depan

Whats New
Kementerian Investasi: Berwirausaha Bisa Sejahtera Permanen, Jangan Minder

Kementerian Investasi: Berwirausaha Bisa Sejahtera Permanen, Jangan Minder

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.