Sampai Kapan Minyak Goreng Langka dan Apa Penyebabnya?

Kompas.com - 12/03/2022, 09:42 WIB


KOMPAS.com – Polemik kelangkaan minyak goreng murah sampai saat ini masih berlangsung. Sampai kapan minyak goreng langka? Kenapa minyak goreng langka dan mahal?

Pertanyaan-pertanyaan semacam itu terus bermunculan di kalangan pembaca. Betapa tidak, keberadaan minyak goreng dengan harga normal sulit dicari di pasaran.

Dalam sejumlah kesempatan, Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah menyampaikan penjelasan yang menjawab pertanyaan mengapa minyak goreng langka dan mahal.

Baca juga: Mendag Curiga Minyak Goreng Diselundupkan ke Luar Negeri

Artikel ini akan mengulas beberapa hal mengenai penyebab minyak goreng langka hingga jawaban atas banyaknya pertanyaan sampai kapan minyak goreng langka.

Mendag blusukan cari minyak goreng murah

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi sempat meninjau langsung harga dan pasokan barang kebutuhan pokok di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Rabu (9/3/2022).

Dalam peninjauannya, ia menemukan satu permasalahan yaitu tidak ada satupun kios yang menjual minyak goreng sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah.

Per 1 Februari 2022 lalu, pemerintah telah menetapkan HET minyak goreng curah Rp 11.500 per liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp 13.500 per liter, dan minyak goreng kemasan premium Rp 14.000 per liter.

"Minyak goreng, ada barangnya. Baik curah maupun kemasan. Permasalahannya hari ini, tidak ada satupun kios yang kita datangkan hari ini menjual minyak goreng sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditentukan pemerintah," ujar Mendag di sela-sela kunjungannya, Rabu (9/3/2022).

Baca juga: Pahami Pengertian Kelangkaan dalam Ilmu Ekonomi

Kondisi serupa sebenarnya juga terjadi di lokasi lain yang juga mengalami kelangkaan minyak goreng murah. Bahkan pada daerah tertentu, orang juga kesulitan mencari ketersediaan minyak goreng, baik yang murah maupun mahal.

Di jaringan minimarket, sejak beberapa pekan terakhir, sangat sulit menemukan minyak goreng program pemerintah. Bahkan, rak yang biasanya menampung minyak goreng, kini lebih sering kosong.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.