Sudah 3 Bulan, Anggaran PEN Baru Tersalur 5 Persen dari Pagu Rp 455,62 Triliun

Kompas.com - 29/03/2022, 12:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, realisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) baru mencapai Rp 22,6 triliun hingga 25 Maret 2022.

Realisasi ini setara dengan 5 persen dari pagu yang mencapai Rp 455,62 triliun. Realisasi tersebar di tiga klaster, yakni penanganan kesehatan, perlindungan masyarakat, dan penguatan pemulihan ekonomi.

"Tahun ini kita membelanjakan (anggaran PEN yang tersedia) Rp 455,62 triliun, di mana Rp 122,54 triliun untuk kesehatan, Rp 154,76 triliun untuk perlinsos, dan Rp 178,32 triliun untuk pemulihan ekonomi," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN Kita, Senin (28/3/2022).

Baca juga: Sri Mulyani Pakai Dana PEN Buat Pindahkan Ibu Kota, DPR: Jangan Langgar Aturan...

Wanita yang karib disapa Ani ini menuturkan, anggaran PEN digunakan untuk mendukung penanganan pandemi dan perlindungan kepada masyarakat terdampak, serta mendukung perekonomian.

Utamanya untuk penciptaan lapangan kerja yang manfaatnya dirasakan oleh masyarakat.

"Kita hanya membuat tiga kategori saja pada tahun ketiga pandemi. Dan ini memberikan kita fokus pada 3 hal, kesehatan tetap penting, lalu ada (anggaran) perlinsos dalam bentuk daya beli masyarakat, dan (anggaran) pemulihan ekonomi terutama untuk sektor-sektor yang kita harap akan kembali pulih dalam bergerak," ucap dia.

Secara rinci, realisasi klaster kesehatan baru Rp 8 miliar untuk fasilitas kepabeanan vaksin dan alat kesehatan. Sementara penguatan pemulihan ekonomi baru tersalur Rp 600 miliar untuk pariwisata dan pangan, serta insentif perpajakan.

Adapun klaster perlindungan masyarakat tersalur paling besar, yakni Rp 21,2 triliun.

"Perlinsos Rp 21,2 triliun sudah kita bayarkan untuk PKH, sembako, BLT desa, dan Kartu Prakerja yang sudah berjalan lagi," tandasnya.

Baca juga: Disemprot DPR Pakai Dana PEN Buat IKN Baru, Ini Jawaban Sri Mulyani

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.