Medio by KG Media
Siniar KG Media

Saat ini, aktivitas mendengarkan siniar (podcast) menjadi aktivitas ke-4 terfavorit dengan dominasi pendengar usia 18-35 tahun. Topik spesifik serta kontrol waktu dan tempat di tangan pendengar, memungkinkan pendengar untuk melakukan beberapa aktivitas sekaligus, menjadi nilai tambah dibanding medium lain.

Medio, sebagai bagian dari KG Radio Network yang merupakan jaringan KG Media, hadir memberikan nilai tambah bagi ranah edukasi melalui konten audio yang berkualitas, yang dapat didengarkan kapan pun dan di mana pun. Kami akan membahas lebih mendalam setiap episode dari channel siniar yang belum terbahas pada episode tersebut.

Info dan kolaborasi: podcast@kgmedia.id

Popularitas Emas yang Tak Lekang Waktu

Kompas.com - 30/04/2022, 10:01 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Merangkum situs Provident Metals, sejarah emas dibagi dalam beberapa babak. Pertama, peradaban Mesir Kuno, yaitu sekitar 3.000 sebelum masehi. Tak cuma dianggap sebagai sesuatu yang memiliki status kekayaan, emas juga erat kaitannya dengan budaya dan mitologi tersebut.

Emas pun banyak digunakan dalam perhiasan, batu penjuru piramida besar, hingga topeng pemakaman raja-raja.

Berlanjut ke era kolonialisme Eropa, emas memainkan peran besarnya dalam peradaban manusia. Dengan mengusung semboyan gold, glory, dan gospel, para kolonial melakukan misinya untuk menaklukan dataran-dataran antah berantah, seperti Indonesia, untuk mencari kekayaan (gold).

Di era sekarang, emas lebih sering digunakan sebagai alat investasi dalam kegiatan ekonomi. Negara-negara di dunia lebih memilih menyimpan emas yang dimiliki dalam jumlah besar, serta tidak menggunakannya untuk menguatkan mata uang.

Selain itu, emas pun ternyata masih digunakan sebagai barang perhiasan, seperti koin, medali, dan lain sebagainya. Bahkan, dalam pembuatan perangkat keras elektronik, nyatanya membutuhkan emas sebagai salah satu komponennya.

Manfaat Emas dalam Kegiatan Ekonomi dan Investasi

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, selain digunakan sebagai perhiasan atau pajangan, emas juga digunakan sebagai alat tukar transaksi. Akan tetapi, seiring dengan perkembangan zaman, alat tukar ini lantas tergantikan dengan penggunaan uang kartal yang lebih efisien dan terukur.

Meskipun demikian, emas tetaplah menjadi komoditas yang diperhitungkan dalam kegiatan transaksi ekonomi, khususnya dalam berinvestasi. Melansir Kompas Money, emas memiliki segudang manfaat yang dapat diperoleh oleh para investornya.

Pertama, sebagai alat tukar. Dalam situasi ekonomi yang tidak menentu seperti inflasi, emas dapat dijadikan alat tukar untuk kegiatan ekonomi. Sebab, emas adalah jenis aset yang tidak terpengaruh oleh inflasi.

Baca juga: Mau Investasi Emas? Simak Keuntungan dan Kerugiannya

Kedua, mudah dicairkan. Dibandingkan dengan jenis instrumen investasi lainnya, emas tergolong lebih mudah dicairkan, khususnya dalam bentuk uang tunai atau kartal. Hal ini tentu menjadi keleluasaan bagi para investor.

Ketiga, harga yang cenderung naik setiap tahunnya. Emas dapat melindungi nilai kekayaan, bahkan dapat menaikannya. Hal ini tercermin dari nilai emas yang cenderung stabil dan meningkat setiap tahunnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.