BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Sido Muncul

Sido Muncul Raih Dua Penghargaan Sekaligus pada Ajang K3 Award 2022

Kompas.com - 25/05/2022, 16:15 WIB
Yogarta Awawa Prabaning Arka,
Agung Dwi E

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk meraih dua penghargaan pada ajang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Award 2022 dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) yang diselenggarakan di ruang Birawa Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (24/5/2022).

Adapun dua penghargaan tersebut didapat pada kategori Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 (P2 COVID-19) serta P2HIV-AIDS di Tempat Kerja.

Sebagai informasi, K3 Award merupakan penghargaan tahunan yang diadakan oleh Kemenaker. Penghargaan ini memiliki beberapa kategori, seperti Pembina K3 Terbaik, Sistem Manajemen K3 (SMK3), Kecelakaan Nihil, P2 COVID-19 di Tempat Kerja, serta P2 HIV-AIDS di Tempat Kerja.

Direktur Marketing Sido Muncul Irwan Hidayat merasa senang dengan dua penghargaan yang diberikan Kemenaker kepada pihaknya.

Penghargaan P2 COVID-19 dan P2HIV-AIDS pada ajang K3 Award 2022, lanjutnya, menjadi bukti bahwa Sido Muncul berkomitmen mempraktikkan sekaligus meningkatkan pengimplementasian K3 di lingkungan perusahaan.

Irwan sendiri tidak memungkiri bahwa pengimplementasian K3 memiliki berbagai tantangan, khususnya terkait dengan pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di perusahaan.

Saat awal pandemi Covid-19 melanda Indonesia, Sido Muncul berupaya keras untuk tetap mempertahankan dan meningkatkan kesehatan karyawan.

Irwan menambahkan, Sido Muncul juga selalu mengikuti regulasi pemerintah terkait pencegahan dan penanggulangan Covid-19 saat pandemi merebak.

Baca juga: Iklan Baru Sido Muncul Sarat Budaya Jawa, mulai dari Wayang hingga Pesinden Ditampilkan

“Sebagai contoh, perusahaan menerapkan sistem shift sepertiga karyawan, melaksanakan vaksinasi lengkap hingga booster, menerapkan protokol kesehatan, serta memberikan vitamin 1.000 miligram (mg) dan produk Tolak Angin kepada karyawan. Sejak Maret 2022, Sido Muncul berhasil meraih zero case Covid-19,” ujar Irwan saat memberikan keterangan pers di kantor Sido Muncul, Jakarta Selatan, Selasa.

Irwan membeberkan kunci sukses Sido Muncul sebagai perusahaan produsen jamu dan obat herbal modern terkemuka di Indonesia, yakni berkat loyalitas dan militansi karyawannya. Oleh karena itu, pengimplementasian kebijakan K3 di lingkungan perusahaan menjadi sebuah kewajiban.

Karyawan Sido Muncul, lanjut Irwan, merupakan partner yang selalu diperhatikan. Meski sudah menjadi perusahaan publik, jajaran manajemen Sido Muncul tetap menerapkan prinsip kebijaksanaan dan kekeluargaan. Dengan demikian, karyawan yang telah berkontribusi terhadap perusahaan tetap merasa diperhatikan.

“Hal yang patut diingat, salah satu faktor yang membuat Sido Muncul bisa seperti sekarang adalah jasa karyawan. Jadi, kontribusi dan loyalitas mereka patut kami apresiasi,” kata Irwan.

Kunci sukses Sido Muncul

Apa yang disampaikan Irwan turut diamini oleh Human Resource Business Partner (HRBP) Operation Manager Sido Muncul Bezaliel Pakke. Ia mengatakan, dirinya masih ingat pesan Irwan kepadanya saat bergabung dengan jajaran tim manajemen Sido Muncul.

“Beliau berpesan supaya jajaran tim manajemen Sido Muncul harus sayang dengan karyawan,” ujar Liel, panggilan akrabnya.

Sido Muncul, kata Liel, memberikan apresiasi kepada karyawan dengan berbagai program guna meningkatkan kesejahteraan dan kompetensi karyawan.

Sebagai contoh, Sido Muncul rutin mengadakan pelatihan untuk meningkatkan skill dan kompetensi karyawan. Hal ini dilakukan guna menghadapi persaingan di industri jamu yang kian ketat.

Baca juga: Sido Muncul Jalin Kerja Sama dengan NU Circle serta Sumbang Rp 700 Juta untuk 1.000 Duafa dan Lima Pesantren

Sementara, untuk aspek kesejahteraan, Sido Muncul memberikan gaji dan tunjangan melebihi upah minimum regional (UMR) atau regulasi upah minimum yang ditetapkan oleh pemerintah daerah kepada karyawan.

“Saya merasa bangga karena Sido Muncul menjadi salah satu perusahaan prioritas di Jawa Tengah bagi pelamar yang ingin bekerja di pabrik,” tuturnya.

Liel melanjutkan bahwa apresiasi yang diberikan Sido Muncul kepada karyawannya menciptakan hubungan yang kondusif antara pemilik, jajaran manajemen, dan karyawan.

Pasalnya, Sido Muncul senantiasa memenuhi kebutuhan karyawan secara layak tanpa perlu diminta. Dengan demikian, karyawan Sido Muncul dapat memberikan kinerja terbaik, loyal, serta militan kepada perusahaan.

“Karyawan jadi ikut merasa sebagai bagian penting dari perusahaan. Dengan sendirinya, mereka akan memberikan kinerja terbaik,” tutur Liel.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, pemberian K3 Award merupakan upaya pemerintah dalam mengampanyekan K3, sekaligus apresiasi kepada pihak yang telah menerapkan K3. Ajang ini juga memberikan penghargaan kepada gubernur selaku pembina K3.

Sido Muncul menadapatkan penghargaan P2 COVID-19 serta P2HIV-AIDS di Tempat Kerja pada ajang K3 Award 2022. DOK. YOGARTA AWAWA PRABANING ARKA/KOMPAS.COM. Sido Muncul menadapatkan penghargaan P2 COVID-19 serta P2HIV-AIDS di Tempat Kerja pada ajang K3 Award 2022.

Ida mengatakan, pemberian K3 Award terbukti efektif dalam memotivasi stakeholders dalam menerapkan K3 dengan baik.

Baca juga: Berbagi Kasih di Bulan Suci Ramadhan, Sido Muncul Salurkan Bantuan Rp 200 Juta kepada 1.000 Anak Yatim dan Duafa

“Hal ini terlihat dari peningkatan jumlah perusahaan yang mendapat penghargaan untuk kategori Kecelakaan Nihil, SMK3, P2 COVID-19 di Tempat Kerja, serta P2 HIV-AIDS di Tempat Kerja,” ujar Ida dalam sambutan Penganugerahan K3 Award 2022 yang disiarkan secara daring di akun YouTube Kemenaker, Selasa.

Ida berharap, perusahaan yang mendapatkan K3 Award 2022 dapat mempertahankan prestasinya. Sementara itu, perusahaan yang belum mendapatkan penghargaan dapat termotivasi untuk memperoleh prestasi serupa.

Hal tersebut bisa dilakukan dengan menerapkan praktik K3 di lingkungan perusahaan secara disiplin dan berkelanjutan.

“Pada akhirnya, penerapan K3 turut mendorong harapan perusahaan supaya lebih produktif,” tuturnya.


komentar di artikel lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com