Gara-gara Biaya Admin, Pria yang Robek Buku Rekening BRI Minta Maaf

Kompas.com - 27/06/2022, 15:35 WIB

KOMPAS.com - Masih ingat salah satu nasabah PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang merobek-robek buku tabungannya dan diunggah ke media sosial Tik Tok?

Nasabah BRI merobek buku tabungannya tersebut kini telah menyampaikan permintaan maafnya kepada BRI, melalui akun Tik Toknya @anjaycol4.

Permintaan maaf itu ia sampaikan pada Sabtu (25/6/2022).

Baca juga: Digugat Rp 5 Miliar karena Diduga Hilangkan Dokumen Nasabah, Ini Respons BRI

 

"Sebenarnya saya pribadi meminta maaf kepada warganet yang telah membuat semuanya kesal terhadap video saya. Saya telah khilaf, telah ceroboh, dan tidak mencari tahu dulu berkurangnya saldo rekening saya sehingga saya mengambil begitu cepat kesimpulan dan tidak berpikir dua kali maupun sepuluh kali," jelasnya.

"Sehingga, saya begitu melakukan tindakan tanpa berpikir. Sehingga video yang saya sebarkan menyebabkan para netizen kesal. Oleh karena itu, saya minta maaf atas perlakuan saya tidak ada institut di BRI Bandar Lampung, Tanjung Karang," lanjut akun itu.

Kemudian, dalam videonya, ia berkeinginan bertemu para pihak BRI pada hari ini (27/6/2022). Itu pun dia berharap agar pihak BRI Tanjung Karang, tempat dia membuka rekening bank mengizinkannya ke sana. Untuk mengklarifikasi video yang ia unggah sebelumnya.

"Kalau pun pihak bank tidak memaafkan saya, saya sekali lagi memohon maaf sebesar-besarnya. Hari Senin, Insya Allah saya ke BRI Tanjung Karang, ingin mengklarifikasikan video saya," ucapnya.

Baca juga: Beredar Iklan Upgrade BRI Prioritas Rp 10 Juta, BRI: Dipastikan Tidak Benar

Klarifikasi BRI Terkait Saldo Nasabah yang Berkurang

Pemimpin Cabang BRI Tanjung Karang Anton Purnomo menjelaskan, terkait dengan beredarnya video nasabah BRI merobek buku tabungannya tersebut, BRI telah menindaklanjuti dan melakukan penelusuran.

Anton bilang, saldo nasabah BRI yang berkurang karena adanya biaya administrasi dan biaya transaksi selama jangka waktu 3 tahun, sejak 2019 hingga 2022.

"Adanya biaya administrasi dan biaya transaksi tersebut merupakan hal yang normal. Atas setiap pembebanan biaya yang muncul terkait transaksi maupun administrasi tersebut, BRI juga telah menginformasikan kepada yang bersangkutan ketika melakukan pembukaan rekening dan telah bersedia (telah menandatangani) atas biaya-biaya yang muncul," kata Anton.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Ingin Inflasi Ditekan Jadi di Bawah 3 Persen

Jokowi Ingin Inflasi Ditekan Jadi di Bawah 3 Persen

Whats New
Mendag Zulhas Ajak Pedagang Pasar Masuk Platform Online, Ini Manfaatnya

Mendag Zulhas Ajak Pedagang Pasar Masuk Platform Online, Ini Manfaatnya

Whats New
Harga Tiket Pesawat Mahal, Jokowi: Pak Menhub Saya Perintahkan untuk Segera Selesaikan

Harga Tiket Pesawat Mahal, Jokowi: Pak Menhub Saya Perintahkan untuk Segera Selesaikan

Whats New
Inflasi Jadi Momok Semua Negara, Jokowi: Kita Tidak Boleh Bekerja Standar

Inflasi Jadi Momok Semua Negara, Jokowi: Kita Tidak Boleh Bekerja Standar

Whats New
KemenkopUKM Tingkatkan Daya Saing UMKM di Pasar Global dengan Jejaring Digital

KemenkopUKM Tingkatkan Daya Saing UMKM di Pasar Global dengan Jejaring Digital

Rilis
Syarat Bikin SKCK, Biaya, dan Tahapannya di Kantor Polisi mupun Online

Syarat Bikin SKCK, Biaya, dan Tahapannya di Kantor Polisi mupun Online

Work Smart
Subsidi Energi 2023 Turun Signifikan, Harga Pertalite Akan Naik?

Subsidi Energi 2023 Turun Signifikan, Harga Pertalite Akan Naik?

Whats New
Angka Inflasinya Sudah Tinggi, Jokowi Minta 5 Provinsi Ini Hati-hati

Angka Inflasinya Sudah Tinggi, Jokowi Minta 5 Provinsi Ini Hati-hati

Whats New
7 Uang Rupiah Baru Diluncurkan, Sri Mulyani: Di Setiap Lembarnya Terdapat Cerita dan Narasi Kebangsaan

7 Uang Rupiah Baru Diluncurkan, Sri Mulyani: Di Setiap Lembarnya Terdapat Cerita dan Narasi Kebangsaan

Whats New
Rupiah Masih Tertekan, Dollar AS Kembali Tembus Rp 14.800

Rupiah Masih Tertekan, Dollar AS Kembali Tembus Rp 14.800

Whats New
Simak Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Tanpa ke Kantor BPN

Simak Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Tanpa ke Kantor BPN

Whats New
APJII Dorong Program Pemerataan Layanan Telekomunikasi Bagi Seluruh Masyarakat Indonesia

APJII Dorong Program Pemerataan Layanan Telekomunikasi Bagi Seluruh Masyarakat Indonesia

Whats New
Inflasi Masih 4,94 Persen, Jokowi: Didukung oleh Tidak Naiknya Harga BBM, Elpiji, dan Listrik

Inflasi Masih 4,94 Persen, Jokowi: Didukung oleh Tidak Naiknya Harga BBM, Elpiji, dan Listrik

Whats New
Ekonomi Global Melambat, Analis: Indonesia Minim Risiko Resesi

Ekonomi Global Melambat, Analis: Indonesia Minim Risiko Resesi

Whats New
Laba PLN Melonjak Jadi Rp 17,4 Triliun, Stafsus Erick Thohir: BUMN Berada di Jalur yang Benar

Laba PLN Melonjak Jadi Rp 17,4 Triliun, Stafsus Erick Thohir: BUMN Berada di Jalur yang Benar

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.