Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

100 Hari Jabat Mendag, Zulhas Klaim Bisa Selesaikan Polemik Minyak Goreng hingga Cegah Korupsi

Kompas.com - 25/09/2022, 20:08 WIB
Elsa Catriana,
Akhdi Martin Pratama

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) membeberkan beberapa pencapaiannya menjabat 100 hari menjadi Menteri Perdagangan.

Seperti yang diketahui Zulhas resmi dilantik menjadi Menteri Perdagangan pada Juni 2022, menggantikan Muhammad Lutfi untuk periode sisa jabatan 2024.

Pencapaian pertama disebutkan dia adalah keberhasilan dalam menjaga stabilisasi harga dan ketersediaan bahan pokok.

Baca juga: Mendag Zulhas Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir Kenaikan Harga Beras

Khusus untuk harga minyak goreng, ia mengklaim telah berhasil menurunkan harga minyak goreng yang semula Rp 16.400 per liter, kini telah berhasil turun di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) atau sebesae Rp 13.800 per liter.

"Menjaga ketersediaan bahan pokok khususnya pangan secara merata dengan harga terjangkau oleh masyarakat adalah tugas Kementerian Perdagangan," ujarnya dalam jumpa pers kinerja 100 Hari Menteri Perdagangan di Jakarta, Minggu (25/9/2022).

Zulhas juga mengklaim kinerjanya telah menjadikan perkembangan inflasi Agustus 2022 masih di level aman yaitu 4,69 persen dengan kisaran target 2022 2-4 persen.

Pencapaian yang kedua adalah surplusnya neraca perdagangan dan peningkatan volume ekspor.

Dia membeberkan, neraca perdagangan Januari-Agustus terhitung surplus sebesar Rp 34,92 miliar. Sedangkan total ekspor Januari-Agustus Rp 194,60 miliar.

Angka tersebut telah meningkat sekitar 34,42 persen dibandingkan tahun 2021.

Pencapaian ketiga adalah keberhasilan Kemendag dalam penandatanganan IUAE-CEPA (Indonesia-United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement).

Baca juga: Mendag Zulhas: Kenaikan Harga BBM Belum Memengaruhi Harga Barang Kebutuhan Pokok

Lewat kerjasama IUAE-CEPA tersebut, dia mengatakan, Indonesia bebas tarif bea masuk ke negara tujuan nontradisional seperti kawasan Timur Tengah, Afrika, dan Asia Selatan.

Selain itu, Kemendag juga berhasil mengesahan Rancangan Undang-Undang Indonesia–Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement atau RUU IK-CEPA menjadi Undang-undang. Alhasil, terjadi penurunan TBM 95,5 persen pos tarif.

Selain dengan Korea Selatan, Kemendag juga berhasil mengesahan Rancangan Undang-Undang Regional Comprehensive Economic Partnership Agreement atau RUU RCEP menjadi Undang-undang. Pengesahan undang-undang ini berhasil membuka akses sebesar 29 persen pasar dunia.

Selanjutnya, pencapaian ketiga meliputi soal pengawasan dan penindakan yang mana Kemendag berhasil menarik sejumlah barang yang tidak sesuai standar dan ketentuan.

Mendag Zulhas mengatakan, ada tiga penindakan yang berhasil dilakukan Kemendag, salah satunya penyegelan produk baja yang tidak sesuai standar senilai Rp 41,68 miliar.

Lalu Kemendag juga memusnahkan 750 bal pakaian bekas impor senilai Rp 8,5 miliar.

"Dimusnahkan karena sudah berjamur semua," kata dia.

Sementara pencapaian terkahir, Mendag Zulkifli telah menekan Nota Kesepahaman (MoU) dalam hal penegakan hukum dan pencegahan korupsi bersama dengan Kejaksaan Agung.

MoU ini untuk lebih meningkatkan akuntabilitas birokrasi Kemendag.

Baca juga: Mendag Zulhas Klaim Harga Telur Ayam Sudah Mulai Turun

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Cara Cetak Rekening Koran BCA, BRI, BNI, dan Bank Mandiri via Online

Cara Cetak Rekening Koran BCA, BRI, BNI, dan Bank Mandiri via Online

Spend Smart
Daftar UMK Kota Surabaya 2024 dan 37 Daerah Lain di Jawa Timur

Daftar UMK Kota Surabaya 2024 dan 37 Daerah Lain di Jawa Timur

Whats New
Menhub Pastikan Bandara Juanda Surabaya Siap Layani Penerbangan Haji 2024

Menhub Pastikan Bandara Juanda Surabaya Siap Layani Penerbangan Haji 2024

Whats New
Kian Menguat, Harga Bitcoin Kembali Tembus 67.000 Dollar AS per Keping

Kian Menguat, Harga Bitcoin Kembali Tembus 67.000 Dollar AS per Keping

Whats New
Sri Mulyani: Barang Non Komersial Tak Akan Diatur Lagi dalam Permendag

Sri Mulyani: Barang Non Komersial Tak Akan Diatur Lagi dalam Permendag

Whats New
Lebih Murah dari Saham, Indodax Sebut Banyak Generasi Muda Pilih Investasi Kripto

Lebih Murah dari Saham, Indodax Sebut Banyak Generasi Muda Pilih Investasi Kripto

Earn Smart
Jokowi Minta Bea Cukai dan Petugas Pelabuhan Kerja 24 Jam Pastikan Arus Keluar 17.304 Kontainer Lancar

Jokowi Minta Bea Cukai dan Petugas Pelabuhan Kerja 24 Jam Pastikan Arus Keluar 17.304 Kontainer Lancar

Whats New
Dukung Ekonomi Hijau, Karyawan Blibli Tiket Kumpulkan 391,96 Kg Limbah Fesyen

Dukung Ekonomi Hijau, Karyawan Blibli Tiket Kumpulkan 391,96 Kg Limbah Fesyen

Whats New
Relaksasi Aturan Impor, Sri Mulyani: 13 Kontainer Barang Bisa Keluar Pelabuhan Tanjung Priok Hari Ini

Relaksasi Aturan Impor, Sri Mulyani: 13 Kontainer Barang Bisa Keluar Pelabuhan Tanjung Priok Hari Ini

Whats New
Produsen Refraktori BATR Bakal IPO, Bagaimana Prospek Bisnisnya?

Produsen Refraktori BATR Bakal IPO, Bagaimana Prospek Bisnisnya?

Whats New
IHSG Menguat 3,22 Persen Selama Sepekan, Ini 10 Saham Naik Paling Tinggi

IHSG Menguat 3,22 Persen Selama Sepekan, Ini 10 Saham Naik Paling Tinggi

Whats New
Mengintip 'Virtual Assistant,' Pekerjaan yang Bisa Dilakukan dari Rumah

Mengintip "Virtual Assistant," Pekerjaan yang Bisa Dilakukan dari Rumah

Work Smart
Tingkatkan Kinerja, Krakatau Steel Lakukan Akselerasi Transformasi

Tingkatkan Kinerja, Krakatau Steel Lakukan Akselerasi Transformasi

Whats New
Stafsus Sri Mulyani Beberkan Kelanjutan Nasib Tas Enzy Storia

Stafsus Sri Mulyani Beberkan Kelanjutan Nasib Tas Enzy Storia

Whats New
Soroti Harga Tiket Pesawat Mahal, Bappenas Minta Tinjau Ulang

Soroti Harga Tiket Pesawat Mahal, Bappenas Minta Tinjau Ulang

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com