Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gandeng Perusahaan Farmasi Inggris, Erick Thohir: Bio Farma Akan Kembangkan Obat Hemofilia

Kompas.com - 03/10/2022, 20:30 WIB
Kiki Safitri,
Akhdi Martin Pratama

Tim Redaksi


JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan, pihaknya melalui Holding BUMN Farmasi PT Bio Farma (Persero) menjalin kerja sama dengan salah satu perusahaan farmasi Inggris, Profactor Pharma.

Kerja sama ini dilakukan untuk mengembangkan obat bagi penderita Hemofilia. Hemofilia merupakan penyakit genetika atau yang diturunkan oleh orang tua, yang mana penyakit ini mengganggun proses pembekuan darah.

“Lewat kerja sama Bio Farma dan perusahaan farmasi Inggris, Profactor Pharma kami juga akan mengembangkan obat mencegah pendarahan akibat hemofilia, gangguan pembekuan darah genetik,” kata Erick Thohir mengutip Instagram @erickthohir, Senin (3/20/2022).

Baca juga: Erick Thohir Tunjuk Lagi Nicke Widyawati Jadi Dirut Pertamina, Ini Alasannya

Erick mengatakan, pemerintah melalui BUMN tengah memperkuat sistem ketahanan kesehatan nasional untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat. Dengan kerja sama tersebut dia berharap dapat memberikan produk farmasi yang terjangkau bagi masyarakat di Indonesia.

“Kerja sama Bio Farma dan perusahaan farmasi Inggris, Profactor Pharma ini juga dalam menyediakan produk farmasi yang terjangkau,” ujar dia.

Baca juga: Erick Thohir Sebut Eropa Tertarik Beli Komponen Biodiesel Pertamina

Erick berharap kerja sama ini bisa membantu ketersediaan obat bagi para pasien hemofilia yang selama ini terkendala.

“Insya Allah bisa membantu ketersediaan obat hemofilia yang selama ini jadi kendala. Terutama agar anak-anak penyandang hemofilia gak lagi khawatir bermain,” tegas Erick Thohir.

Baca juga: Erick Thohir: BUMN Belanja Produk UMKM Rp 24,5 Triliun, Luar Biasa

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com