Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
E-COMMERCE

Omzet Penjualan Capai 200 Persen, Intip Perjalanan Perajin Bali Tembus 7 Negara bersama Shopee

Kompas.com - 06/10/2022, 14:26 WIB

Jual lebih dari 10.000 produk per bulan 

Sejak awal menjalankan usaha tersebut, Joko memang sudah memanfaatkan teknologi digital sebagai fondasi bisnis untuk menyasar pasar secara online. Strategi tersebut dinilai efektif sehingga mampu bertahan di tengah pandemi Covid-19.

Pada 2009, Joko mulai aktif memasarkan produk yang ia ambil dari para penjual di pasar lokal melalui website yang dibuatnya. Seiring tren yang makin berrkembang, Joko juga terus berinovasi agar produk yang dihasilkan semakin beragam untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

Baca juga: Kisah Seller Laris Manis Jualan dengan Memanfaatkan Fitur dan Program Shopee

Fesyen berbahan rayon pun semakin diminati di Bali. Meski begitu, tak banyak perajin yang mengolah bahan tersebut menjadi produk muslim.

Hal itu menjadi peluang yang bisa dioptimalkan oleh Joko guna mendukung pengembangan produk yang ditekuninya. Tak lama berselang, Joko mulai memproduksi busana muslim berbahan rayon, seperti gamis dan mukena.

“Respons pelanggan ternyata sangat baik. Dalam sehari, kami bisa menerima 100-150 order,” ujarnya.

Tak hanya inovasi produk, lanjut Joko, ia pun menjajal strategi lewat optimalisasi website untuk menggaet konsumen secara daring.

Baca juga: Brand Lokal Makin Dilirik, Ini Kisah UMKM yang Raup Cuan melalui Shopee

Ia menilai, sebagian besar konsumen Kampung Souvenir adalah wisatawan dan penduduk luar Provinsi Bali. Oleh karena itu, pengembangan website dinilainya sebagai langkah tepat dan mudah untuk menjangkau mereka secara digital.

Namun sayang, upaya tersebut tak membuahkan hasil signifikan. Optimalisasi website saja dirasa tak cukup untuk mendongkrak penjualan.

Sejak Shopee berkespansi di Indonesia pada 2015, Joko akhirnya menjajal strategi baru dengan bergabung bersama Shopee sebagai seller untuk memasarkan produk fesyen tersebut.

“Kami bergabung bersama Shopee pada akhir 2016. Hasilnya sangat mencengangkan. Omzet pun meningkat hingga 200 persen dibandingkan sebelum join bersama Shopee. Kini, kami bisa menjual produk fesyen dengan rerata lebih dari 10.000 produk dalam sebulan,” tutur Joko.

Baca juga: Dari Desa ke Kancah Dunia, Shopee Dukung UMKM Lokal Berjaya di Pasar Global

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+