Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kejar Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil Minta Sri Mulyani Tambah Dana DAK

Kompas.com - 30/11/2022, 21:58 WIB

KOMPAS.com - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk bisa menambah alokasi dana khusus (DAK) untuk Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Bahlil menyebut penambahan DAK akan memberi semangat DPMPTSP agar daerah bisa meningkatkan investasi yang pada akhirnya berdampak pada pertumbuhan ekonomi.

"Sejalan dengan arahan ibu Menkeu, katanya pertumbuhan ekonomi kalau di atas 5,3 persen, maka pertumbuhan investasi kita harus 6 persen. Sekarang baru 5 persen," kata Bahlil dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Investasi 2022 dikutip dari Antara, Rabu (30/11/2022).

"Bu, 6 persen akan tercapai kalau DAK ditambah lagi. Pasti mereka kerja. Pasti mereka kerja, tambah semangat," kata dia lagi.

Baca juga: Balas Kekalahan di WTO, Jokowi Berencana Naikkan Pajak Ekspor Nikel

Investasi menjadi salah satu penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III/2022, setelah konsumsi. Berdasarkan data BPS, konsumsi rumah tangga tumbuh 5,39 persen yoy menempati porsi 50,38 persen sementara investasi tumbuh 4,96 persen dan berkontribusi 28,55 persen.

Pada tahun 2022, investasi ditargetkan bisa mencapai Rp 1.200 triliun demi mengejar pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen.

"Kami janji di depan Bapak Presiden, atas rekomendasi DPMPTSP, Insya Allah tahun ini Rp 1.200 triliun akan tercapai," ungkap Bahlil.

Dalam catatan BKPM, hingga September 2022, realisasi investasi mencapai Rp 894 triliun atau 74,4 persen dari target Rp 1.200 triliun.

Baca juga: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Cari Utang Tambahan Rp 16 Triliun ke China

"Mohon maaf DPMPTSP ini kan garda terdepan untuk mengurus investor tapi dinas mereka ini dijadikan dinas nomor tiga di kabupaten, kota dan provinsi. Padahal ibu Menkeu sama Bapak Presiden mengarahkan untuk investasi harus ditingkatkan apalagi defisit anggaran kita sudah turun di bawah 3 persen," katanya.

Bahlil pun menyampaikan terima kasih karena sejak dua tahun terakhir DPMPTSP telah mendapatkan alokasI DAK. Sebagai garda terdepan untuk mengurus investasi, Bahlil dinas penanaman modal di daerah harus mendapat perhatian.

"Bapak Presiden, mohon kiranya tentang permohonan DAK tadi agar mereka bisa pulang ke daerah dengan senyum," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Antara
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+