Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Internet Makin Dibutuhkan di Masa Pemulihan Ekonomi, Dorong Terciptanya Society 5.0

Kompas.com - 01/12/2022, 21:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat ini penggunaan internet menjadi sebuah kebutuhan dasar, baik untuk kehidupan sehari-hari maupun kegiatan usaha. Peran internet juga makin penting di tengah kondisi pemulihan ekonomi nasional.

CEO Fox Logger, Alamsyah Cheung mengungkapkan, penggunaan internet yang kian banyak akan mendorong masyarakat Indonesia mencapai Society 5.0, yakni konsep penggunaan kecerdasan buatan (AI), robot hingga Internet of Things (IoT) dalam kehidupan sehari-hari.

"Tujuan utama dari Society 5.0 adalah meningkatkan kehidupan manusia baik secara individu maupun sosial,” kata Alamsyah melalui keterangannya, Kamis (01/12/2022).

Baca juga: Iconnet Perkuat Penetrasi Pasar Internet di Bangka Belitung

Menurut Alamsyah ada dua hal utama yang mempertegas bahwa Society 5.0 tidak dapat dihindari.

Pertama, penerapan teknologi 5G yang sedang digalakkan oleh pemerintah. Kedua, jumlah pengguna internet di Indonesia yang terus meningkat dari waktu ke waktu. Pertumbuhan dua hal tersebut diyakini akan mendorong terciptanya era Society 5.0.

Dia juga menyatakan bahwa jumlah perangkat yang bisa berjalan di teknologi 5G semakin banyak dijual di pasar Indonesia.

“Perlu diingat pula bahwa kesuksesan perhelatan G20 di Denpasar, Bali, yang baru saja usai tidak terlepas dari dukungan implementasi 5G atas konektivitas digital,” tambahnya.

Baca juga: 20 Persen Masyarakat Indonesia Belum Terhubung dengan Internet

Bersiap IPO

Menyikapi perkembangan tersebut (5G dan peningkatan pengguna internet), Alamsyah mengungkap bahwa Fox Logger terus membenahi diri. 

Fox Logger selaku penguasa pasar GPS di Indonesia saat ini berencana untuk catatkan saham di BEI melalui IPO. Hal itu sesuai komitmen untuk memberikan nilai tambah dan keuntungan bagi seluruh stakeholders secara berkesinambungan.

“Saat ini kami sedang mengembangkan sebuah platform Artificial Intelligence (AI) tahap lanjutan yang mampu menganalisis lebih jauh pergerakan objek yang dipantau,” ujar Alamsyah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+