Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024

Sepanjang 2022, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 40 Triliun ke 251.000 Pelaku Usaha

Kompas.com - 13/01/2023, 13:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk telah menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp 40 triliun hingga akhir 2022. KUR ini disalurkan ke lebih dari 251.000 pelaku usaha.

SEVP Micro and Consumer Finance Bank Mandiri Josephus K. Triprakoso mengatakan, penyaluran KUR Bank Mandiri fokus untuk segmen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)

Jika dirinci, penyaluran KUR Bank Mandiri sepanjang tahun 2022 didominasi oleh sektor produksi sebanyak 59,73 persen atau sebesar Rp 23,89 triliun.

Baca juga: Volume Transaksi Kartu Kredit Bank Mandiri Tumbuh 32 Persen pada 2022

"Setiap tahun, realisasi penyaluran KUR Bank Mandiri selalu mencapai target yang ditentukan oleh Pemerintah di seluruh jenis KUR," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (13/1/2023).

Tren peningkatan penyaluran KUR Bank Mandiri sektor produktif turut menanjak naik, selaras dengan mandat yang diberikan pemerintah.

Salah satunya sektor pertanian yang sepanjang 2022 telah menyumbang 29,53 persen dari total KUR Bank Mandiri atau senilai Rp 11,81 triliun. Disusul oleh sektor jasa produksi yang mencapai Rp 8,03 triliun di 2022 atau sekitar 20,07 persen dari total penyaluran KUR Bank Mandiri tahun 2022.

"Fokus utama penyaluran KUR Bank Mandiri adalah sektor produktif unggulan di masing-masing wilayah, mulai dari pertanian, perikanan, industri pengolahan maupun jasa-jasa produksi yang didukung sinergi dari seluruh bisnis, kordinasi yang kuat di seluruh jaringan serta kerjasama strategis dengan perusahaan finansial maupun e-commerce," jelasnya.

Alokasi KUR Bank Mandiri Rp 48 Triliun di 2023

Baca juga: Bank Mandiri Salurkan Dana Klaim Covid-19 Lebih dari Rp 100 Triliun ke 2.000 Rumah Sakit Rujukan

Atas konsistensi tersebut, 2023 Bank Mandiri mendapat mandat untuk mengalokasikan KUR senilai Rp 48 triliun di 2023, meningkat 20 persen dari 2022.

Josephus menambahkan, dari jumlah tersebut, penyaluran KUR tahun ini akan difokuskan untuk sektor produktif dan pengembangan di KUR klaster.

Antara lain dengan mendorong penyaluran pada sektor yang masih punya ruang besar seperti Pertanian, Jasa Produksi, Minyak dan Gas serta sektor perdagangan ritel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+