Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Perbedaan EDC BCA dengan EDC BCA APOS dan Tips Transaksinya

Kompas.com - 13/03/2023, 16:30 WIB
Mela Arnani

Penulis

KOMPAS.com - Transaksi elektronik menggunakan Electronic Data Capture (EDC) sudah bisa dilakukan di berbagai minimarket, supermarket, maupun gerai lainnya. Salah satu bank yang menyediakan fasilitas ini adalah Bank Central Asia (BCA).

EDC adalah mesin yang dipakai nasabah untuk melakukan transaksi pembayaran memakai kartu debit maupun kartu kredit. Per 23 Februari lalu, EDC BCA memiliki tampilan baru bernama EDC APOS (Android Point of Sales).

EDC APOS adalah perangkat perbankan elektronik berbasis Android yang bisa menerima berbagai jenis pembayaran, seperti kartu kredit, kartu debit, maupun QRIS.

Apa perbedaan EDC BCA dan EDC BCA APOS?

Baca juga: Nominal Minimal Transfer Antar Rekening BCA Jadi Rp 1 per 21 Maret

Perbedaan EDC BCA dan EDC BCA APOS

  • EDC BCA

EDC BCA adalah mesin perbankan elektronik dari Bank BCA yang bisa menerima berbagai jenis kartu dan QRIS untuk pembayaran.

EDC BCA dilengkapi tutupan PIN pada angka-angkanya, sehingga membuat tingkat keamanan customer semakin tinggi saat memasukkan PIN untuk pembayaran.

Sementara itu, EDC APOS BCA menggunakan teknologi touchscreen. Angka-angka untuk memasukkan PIN diketik dengan keyboard touchscreen seperti handphone Android pada umumnya.

EDC APOS BCA tak memiliki tutupan PIN seperti EDC BCA biasa, sehingga perlu menjaga keamanan saat menggunakan EDC APOS BCA agar orang lain tak mengetahui PIN yang dimasukkan.

Baca juga: 3 Jenis Tabungan Anak Bank BCA, Apa Saja?

Lantas, apa saja tips menggunakan EDC APOS BCA?

Tips aman bertransaksi dengan EDC APOS BCA

1. Jaga kerahasiaan PIN

Anda disarankan untuk menggunakan salah satu tangan menutupi tangan lain saat memasukkan PIN di EDC APOS BCA.

Ini dilakukan agar orang lain tak bisa melihat PIN yang dimasukkan dengan leluasa atau melihat pattern tangan ketika memasukkan PIN.

Sehingga, kerahasiaan PIN tetap terjaga dengan baik saat melakukan transaksi lewat mesin EDC APOS BCA.

2. Kartu debit atau kredit tak pernah berpindah tangan ke orang lain

Jangan pernah memberikan kartu debit atau kartu kredit ke orang lain, karena kartu-kartu tersebut menyimpan data pribadi yang harus dijaga kerahasisaannya, seperti nomor kartu debit, tanggal expired kartu, kode CW/CVC kartu kredit, dan lainnya.

Ketika kartu telah berada di tangan orang lain, tentunya ada risiko akan disalahgunakan.

Baca juga: Cara Top Up Saldo DANA melalui Bank BCA

3. Ganti PIN

Anda disarankan untuk mengganti PIN secara berkala, dengan mengkombinasikan nomor acak dan sulit ditebak orang lain.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com