Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bitcoin Diprediksi Bisa Sentuh Level 30.000 Dollar AS, Cek Rician Harga Kripto Hari Ini

Kompas.com - 30/03/2023, 08:10 WIB
Kiki Safitri,
Akhdi Martin Pratama

Tim Redaksi


JAKARTA, KOMPAS.com - Pasar aset kripto cerah ceria pada pagi ini, Kamis (30/3/2022). Melansir Coinmarketcap, pagi ini 9 dari 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar bergerak di zona hijau dalam 24 jam terakhir.

Nilai mata uang kripto paling merona adalah Ripple (XRP), dan Cardano (ADA) yang naik 4,5 persen masing-masing di level 0,54 dollar AS per coin, dan 0,38 dollar AS per coin. Kemudian, Bitcoin (BTC) yang naik 4,3 persen pada level 28.366 dollar AS per coin, dan Solana (SOL) di level 21,08 dollar AS per coin atau menguat 3,4 persen.

Polygon (MATIC) berada di level 1,12 dollar AS per coin, atau menguat 3,2 persen, Dogecoin (DOGE) di level 7 sen per coin, atau naik 3,05 persen, Ethereum (ETH) menguat 1,14 persen di level 1.788 dollar AS per coin, dan Binance Exchange (BNB) di level 313,97 dollar AS per coin atau naik 0,64 persen.

Baca juga: Jumlah Pengunjung E-Commerce Merosot pada Februari 2023

Pagi ini stablecoin atau mata uang kripto golongan mata uang kripto yang dibuat untuk menawarkan harga yang stabil terhadap dollar AS, seperti Tether (USDT) dan USD Coin (USDC) bergerak bervariasi. USDT naik 0,1 persen menjadi 1 dollar AS per coin, dan USDC melemah 0,01 persen 1 dollar AS per coin.

Mengutip CNBC, harga Bitcoin naik tajam pada hari Rabu karena investor mengabaikan ketakutan awal seputar tindakan keras regulator AS terhadap raksasa industri. Aset kripto terbesar di dunia itu sempat naik 3,9 persen menjadi 28.399 dollar AS per coin.

Bitcoin terus meningkat tahun ini setelah tahun 2022. Di sisi lain, investor juga mulai berbalik arah dalam memandang pergerakan Bitcoin, usai kenaikan suku bunga Federal Reserve AS, yang memberi tekanan pada aset berisiko seperti saham.

Kenaikan harga Bitcoin pada hari Rabu terjadi di tengah kenaikan luas harga saham AS. Bitcoin diketahui mengikuti pergerakan di pasar ekuitas, dimana investor memperlakukannya lebih seperti aset risiko tradisional.

Baca juga: Di Ajang ASEAN Summit, RI Angkat Isu Aset Kripto hingga Sistem Pembayaran Digital

Di sisi lain, regulator telah mempertajam tindakan keras mereka terhadap perusahaan kripto belakangan ini. Hal ini terjadi, saat CFTC menggugat Binance dan salah satu pendirinya Changpeng Zhao karena diduga melanggar aturan perdagangan.

Securities and Exchange Commission juga mengancam akan mengambil tindakan hukum terhadap Coinbase atas dugaan pelanggaran aturan sekuritas.

“Secara umum pergerakan aset kripto terlihat cukup bullish, dan di sini dengan Bitcoin yang kembali ke 28.000 dollar AS per coin, ditargetkan berlanjut hingga 30.000 dollar AS per coin,” kata Vijay Ayyar, kepala internasional di pertukaran crypto Luno.

“Secara umum, ketika aksi harga mulai menyerap berita negatif secepat ini, ini menandakan bahwa pasar sedang bullish dan trennya naik. Kasus CFTC melawan Binance, meskipun cukup penting, tampaknya tidak terlalu memengaruhi pasar,” lanjut dia.

Bitcoin sebelumnya mendapat dorongan dari masalah yang terjadi dalam sistem perbankan global. Raksasa perbankan Swiss Credit Suisse baru-baru ini diselamatkan oleh rekannya UBS dalam kesepakatan pemotongan harga yang didukung pemerintah.

Di sisi lain, pemberi pinjaman yang berfokus pada teknologi AS Silicon Valley Bank dan bank berorientasi crypto Silvergate dan Signature juga telah gagal. Federal Reserve juga telah berusaha meredam pukulan krisis perbankan dengan program pinjaman yang dikenal sebagai Program Pendanaan Berjangka Bank, atau BTFP, yang bertujuan untuk membantu bank memenuhi kewajiban mereka kepada deposan.

Baca juga: Ombudsman: Ekosistem Bursa Kripto Harus Dibangun demi Lindungi Masyarakat

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Anggaran Pendidikan di APBN Pertama Prabowo Capai Rp 741,7 Triliun, Ada Program Perbaikan Gizi Anak Sekolah

Anggaran Pendidikan di APBN Pertama Prabowo Capai Rp 741,7 Triliun, Ada Program Perbaikan Gizi Anak Sekolah

Whats New
Bantah Menkeu soal Penumpukan Kontainer, Kemenperin: Sejak Ada 'Pertek' Tak Ada Keluhan yang Masuk

Bantah Menkeu soal Penumpukan Kontainer, Kemenperin: Sejak Ada "Pertek" Tak Ada Keluhan yang Masuk

Whats New
Tidak Ada 'Black Box', KNKT Investigasi Badan Pesawat yang Jatuh di BSD

Tidak Ada "Black Box", KNKT Investigasi Badan Pesawat yang Jatuh di BSD

Whats New
Investasi Rp 10 Miliar, Emiten Perhotelan KDTN Siap Ekspansi Bisnis Hotel Rest Area

Investasi Rp 10 Miliar, Emiten Perhotelan KDTN Siap Ekspansi Bisnis Hotel Rest Area

Whats New
Gandeng Binawan, RSUP dr Kariadi Tingkatkan Keterampilan Kerja Tenaga Kesehatan

Gandeng Binawan, RSUP dr Kariadi Tingkatkan Keterampilan Kerja Tenaga Kesehatan

Whats New
Stok Beras Pemerintah Capai 1,85 Juta Ton

Stok Beras Pemerintah Capai 1,85 Juta Ton

Whats New
Luncurkan Starlink di Indonesia, Elon Musk Sebut Ada Kemungkinan Investasi Lainnya

Luncurkan Starlink di Indonesia, Elon Musk Sebut Ada Kemungkinan Investasi Lainnya

Whats New
Lahan Kering di RI Besar, Berpotensi Jadi Hutan Tanaman Energi Penghasil Biomassa

Lahan Kering di RI Besar, Berpotensi Jadi Hutan Tanaman Energi Penghasil Biomassa

Whats New
Riset IOH dan Twimbit Soroti Potensi Pertumbuhan Ekonomi RI Lewat Teknologi AI

Riset IOH dan Twimbit Soroti Potensi Pertumbuhan Ekonomi RI Lewat Teknologi AI

Whats New
Cara Cek Penerima Bansos 2024 di DTKS Kemensos

Cara Cek Penerima Bansos 2024 di DTKS Kemensos

Whats New
IHSG Melemah 50,5 Poin, Rupiah Turun ke Level Rp 15.978

IHSG Melemah 50,5 Poin, Rupiah Turun ke Level Rp 15.978

Whats New
Dari Hulu ke Hilir, Begini Upaya HM Sampoerna Kembangkan SDM di Indonesia

Dari Hulu ke Hilir, Begini Upaya HM Sampoerna Kembangkan SDM di Indonesia

Whats New
Disebut Jadi Penyebab Kontainer Tertahan di Pelabuhan, Ini Penjelasan Kemenperin

Disebut Jadi Penyebab Kontainer Tertahan di Pelabuhan, Ini Penjelasan Kemenperin

Whats New
Perbankan Antisipasi Kenaikan Kredit Macet Imbas Pencabutan Relaksasi Restrukturisasi Covid-19

Perbankan Antisipasi Kenaikan Kredit Macet Imbas Pencabutan Relaksasi Restrukturisasi Covid-19

Whats New
KKP Tangkap Kapal Ikan Berbendera Rusia di Laut Arafura

KKP Tangkap Kapal Ikan Berbendera Rusia di Laut Arafura

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com