Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Promo Imlek, Belanja di Matahari Bisa Dapat Diskon

Kompas.com - 06/02/2024, 13:29 WIB
Agustinus Rangga Respati,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang Imlek atau Tahun Baru China, masyarakat bisa memanfaatkan voucher untuk berbelanja di outlet Matahari Department Store (MDS).

Masyarakat dapat memanfaatkan promo potongan voucher belanja Matahari yang tersedia di aplikasi Ultra Voucher.

VP Merchant & Partnership Ultra Voucher Ratna Sofia mengatakan, kerja sama dengan Matahari yang diinisiasi oleh Ultra Voucher dalam momen seasonal seperti Imlek ini dilakukan agar masyarakat bisa berbelanja dengan lebih terjangkau.

Baca juga: Watsons Hadirkan Promo 2.2, Ada Voucher dan Diskon hingga 70 Persen

"Matahari Department Store merupakan outlet fashion dan lifestyle legendaris, ternama, dan terlengkap di Indonesia. Faktor inilah yang menjadikan Ultra Voucher sebagai mitra yang solutif untuk turut memberikan value lebih terhadap para pelanggan Matahari," kata dia dalam keterangan resmi, Selasa (6/2/2024).

Ia menjelaskan, Ultra Voucher menawarkan pembelian voucher belanja di aplikasi Ultra Voucher dengan promo diskon mulai dari 5 persen ditambah promo spesial Imlek.

Ratna menjelaskan, voucher Matahari Department Store kini telah tersedia di aplikasi Ultra Voucher yang dapat diunduh di AppStore dan PlayStore.

Baca juga: Garuda Bagi-bagi Promo Harga Tiket Pesawat, Ini Rutenya!

Selama perayaan Imlek, para pengguna Ultra Voucher dan pelanggan Matahari bisa menikmati promo diskon voucher mulai dari 5 persen untuk digunakan secara pribadi atau dikirimkan kepada siapa pun sebagai kado Imlek.

Sebagai informasi, Matahari Department Store (MDS) memiliki lebih dari 150 outlet dan hadir di lebih dari 80 kota di Indonesia.

Matahari menyediakan berbagai macam produk seperti pakaian, sepatu, sandal, mainan, aksesoris, dan masih banyak lagi untuk semua kebutuhan usia.

Baca juga: Blibli Hadirkan Promo Pre-Order Samsung Galaxy S24

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Tersandung Gagal Bayar, Investree Belum Dapat Tambahan Modal

Tersandung Gagal Bayar, Investree Belum Dapat Tambahan Modal

Whats New
Ini 'Ramalan' Terbaru Bank Dunia Terhadap Ekonomi Indonesia 2024-2025

Ini "Ramalan" Terbaru Bank Dunia Terhadap Ekonomi Indonesia 2024-2025

Whats New
Nyaris 10 Juta Gen Z Menganggur, Kemenko Perekonomian Tawarkan Program Prakerja

Nyaris 10 Juta Gen Z Menganggur, Kemenko Perekonomian Tawarkan Program Prakerja

Whats New
IHSG Bakal Melemah Hari Ini, Simak Analisis dan Rekomendasi Sahamnya

IHSG Bakal Melemah Hari Ini, Simak Analisis dan Rekomendasi Sahamnya

Whats New
 The Fed Pertahankan Suku Bunga Tetap Stabil, dan Berencana Lakukan Pemotongan Tahun Ini

The Fed Pertahankan Suku Bunga Tetap Stabil, dan Berencana Lakukan Pemotongan Tahun Ini

Whats New
The Fed Tahan Suku Bunga, Saham di Wall Street Mayoritas Bullish

The Fed Tahan Suku Bunga, Saham di Wall Street Mayoritas Bullish

Whats New
Tarif Internet Starlink Vs Provider Lokal, Mana Lebih Murah? Ini Penjelasan Kominfo

Tarif Internet Starlink Vs Provider Lokal, Mana Lebih Murah? Ini Penjelasan Kominfo

Whats New
[POPULER MONEY] Kominfo Bantah Beri Karpet Merah ke Starlink | Ditransfer Uang Pinjol Ilegal, Ini yang Harus Dilakukan

[POPULER MONEY] Kominfo Bantah Beri Karpet Merah ke Starlink | Ditransfer Uang Pinjol Ilegal, Ini yang Harus Dilakukan

Whats New
Diperintah Jokowi Akuisisi Perusahaan Kamboja, Dirut Bulog: Pembicaraan Sudah Dilakukan

Diperintah Jokowi Akuisisi Perusahaan Kamboja, Dirut Bulog: Pembicaraan Sudah Dilakukan

Whats New
OJK: Kredit Macet 15 'Fintech Lending' di Atas 5 Persen

OJK: Kredit Macet 15 "Fintech Lending" di Atas 5 Persen

Whats New
Semakin Banyak Negara Adopsi ETF, Minat Aset Kripto Bakal Kembali Meningkat

Semakin Banyak Negara Adopsi ETF, Minat Aset Kripto Bakal Kembali Meningkat

Whats New
Penyeludupan Benih Lobster, Menteri KKP: Triliunan Rupiah Harta Bangsa Ini Melayang...

Penyeludupan Benih Lobster, Menteri KKP: Triliunan Rupiah Harta Bangsa Ini Melayang...

Whats New
Izin Usaha Dicabut, TaniFund Belum Punya Tim Likuidasi

Izin Usaha Dicabut, TaniFund Belum Punya Tim Likuidasi

Whats New
Perkuat Ekosistem Perhajian, BPKH Akan Bentuk 'Subholding Company' Anak Usaha

Perkuat Ekosistem Perhajian, BPKH Akan Bentuk "Subholding Company" Anak Usaha

Whats New
Jadi Salah Satu Pengawas BP Tapera, Ini yang Bakal Dilakukan OJK

Jadi Salah Satu Pengawas BP Tapera, Ini yang Bakal Dilakukan OJK

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com