Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Anggota Agen Asuransi "Elite" MDRT Turun Jadi 2.643 Orang per Mei 2022

Kompas.com - 29/06/2022, 07:30 WIB
Agustinus Rangga Respati,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Perkumpulan agen asuransi "elite" Million Dollar Round Table (MDRT) Indonesia mencatat jumlah anggotanya hingga Mei 2022 sebanyak 2.643 agen.

Angka ini turun dari jumlah anggota MDRT Indonesia tahun lalu sebesar 3.641 anggota. Perlu dicatat, jumlah anggota tahun lalu dicatat per 1 Juli 2022.

Country Chair MDRT Indonesia Dedy Setio mengatakan, jumlah pada tahun 2021 meningkat lantaran agen MDRT yang mencapai target pada tahun 2019 dan 2020 dapat mendaftarkan diri pada tahun 2021.

"Waktu itu (tahun 2021) terkait dengan pandemi Covid-19 target pendapatan premi untuk jadi anggota MDRT mengalami penyesuaian jadi sebesar Rp 483 juta, tetapi sekarang sudah kembali ke target semula Rp 523 juta," kata Dedy dalam konferensi pers, Selasa (28/6/2022).

Baca juga: MDRT Targetkan Punya 3.000 Agen di Indonesia pada 2023

Ia menambahkan, pertumbuhan agen MDRT dari tahun ke tahun disebut masih dalam jalur yang positif. Dedy optimistis anggota MDRT Indonesia dapat mencapai 3.000 member pada tahun 2023.

Berdasarkan data terakhir AAJI, jumlah agen asuransi berlisensi hingga triwulan pertama 2022 sebanyak 570.907 orang. Dengan kata lain, jumlah agen yang merupakan anggota MDRT kurang dari 0,5 persen dari total agen berlisensi yang ada.

Dedi menuturkan, sebenarnya telah banyak agen asuransi yang dapat mengantongi premi lebih besar dari Rp 523 juta. Namun, masih banyak agen yang belum mendaftarkan diri sebagai anggota MDRT.

"Namun kami tidak memiliki catatan jumlah pastinya, yang memiliki tentu saja perusahaan asuransinya," kata dia.

Baca juga: 1.940 Agen Prudential Masuk dalam Anggota MDRT, Apa Itu?

Ia berharap semakin banyak agen asuransi yang dapat menjadi anggota MDRT. Dengan demikian, agen MDRT Indonesia akan semakin banyak yang bertaraf internasional.

Sedikit catatan, pada tahun 2021 Indonesia berada pada urutan ke-10 dari top member MDRT seluruh dunia. Jumlah agen MDRT terbanyak dipegang oleh Hong Kong dengan 15.719 anggota.

Untuk menjadi anggota MDRT, seorang agen asuransi harus mengantongi target premi tahun pertama sebanyak Rp 523 juta. Sementara, untuk masuk ke dalam kualifikasi yang lebih tinggi yakni court of table (COT), agen harus mengumpulkan premi sebanyak Rp 1,5 miliar atau tiga kali lipat dari MDRT.

Sedangkan, untuk level yang lebih tinggi lagi yakni top of the table, agen asuransi perlu mengumpulkan premi sebesar Rp 3,14 miliar atau enam kali dari MDRT.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pabrik Sepatu Bata Tutup, Kemenperin Bakal Panggil Manajemen

Pabrik Sepatu Bata Tutup, Kemenperin Bakal Panggil Manajemen

Whats New
Capai 12,5 Persen, Pertumbuhan Ekonomi Dua Wilayah Ini Tertinggi di Indonesia

Capai 12,5 Persen, Pertumbuhan Ekonomi Dua Wilayah Ini Tertinggi di Indonesia

Whats New
Per Februari 2024, Jumlah Pengangguran RI Turun Jadi 7,20 Juta Orang

Per Februari 2024, Jumlah Pengangguran RI Turun Jadi 7,20 Juta Orang

Whats New
Pembangunan Infrastruktur di Australia Jadi Peluang untuk Produsen Baja Lapis RI

Pembangunan Infrastruktur di Australia Jadi Peluang untuk Produsen Baja Lapis RI

Whats New
KAI Ubah Pola Operasi, 21 Kereta Berhenti di Stasiun Jatinegara

KAI Ubah Pola Operasi, 21 Kereta Berhenti di Stasiun Jatinegara

Whats New
Kejar Target 1 Juta Barrel Minyak, Industri Hulu Migas Hadapi Keterbatasan Rig

Kejar Target 1 Juta Barrel Minyak, Industri Hulu Migas Hadapi Keterbatasan Rig

Whats New
PGN Suplai Gas Bumi untuk Smelter Tembaga Freeport

PGN Suplai Gas Bumi untuk Smelter Tembaga Freeport

Whats New
KKP Kembangkan Jejaring Perbenihan Nasional Ikan Nila

KKP Kembangkan Jejaring Perbenihan Nasional Ikan Nila

Whats New
Kemenhub Evaluasi Pola Pengasuhan di STIP Jakarta

Kemenhub Evaluasi Pola Pengasuhan di STIP Jakarta

Whats New
Konsumsi Rumah Tangga Kembali Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada Kuartal I-2024

Konsumsi Rumah Tangga Kembali Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada Kuartal I-2024

Whats New
Frekuensi Perjalanan LRT Jabodebek Ditambah, Waktu Tunggu Lebih Cepat

Frekuensi Perjalanan LRT Jabodebek Ditambah, Waktu Tunggu Lebih Cepat

Whats New
Kepala Bappenas Sebut Pembangunan IKN Capai 80,82 Persen

Kepala Bappenas Sebut Pembangunan IKN Capai 80,82 Persen

Whats New
Simak Kurs Rupiah Hari Ini di BCA hingga BNI

Simak Kurs Rupiah Hari Ini di BCA hingga BNI

Spend Smart
Pabrik Sepatu Bata di Purwakarta Tutup, Bagaimana Prospek Sahamnya?

Pabrik Sepatu Bata di Purwakarta Tutup, Bagaimana Prospek Sahamnya?

Earn Smart
Ada Regulasi Ketransmigrasian Baru, Kemendes Sebut Sebagai Modal Pengembangan Transmigrasi Modern

Ada Regulasi Ketransmigrasian Baru, Kemendes Sebut Sebagai Modal Pengembangan Transmigrasi Modern

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com