Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Simak Cara Mengajukan Pengembalian Dana di Tokopedia

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketika berbelanja online salah satu hal yang tak bisa dihindari adalah terlambatnya produk yang dipesan datang melebihi durasi waktu yang sudah ditentukan.

Apalagi jika barang yang dibeli adalah barang yang bersifat penting yang harus digunakan secepat mungkin.

Selain itu, mendapatkan barang yang tidak sesuai dengan gambar atau video juga menjadi hal yang paling dikhawatirkan ketika belanja online.

Untungnya beberapa e-commerce seperti Tokopedia, memiliki layanan pengembalian atau refund dana yang bisa dimanfaatkan ketika barang yang dipesan tak kunjung datang atau tidak sesuai. Dengan begitu, kamu bisa memilih barang lain untuk dibeli menggunakan dana refund tadi.

Lalu bagaimana cara mengajukan pengembalian dana di Tokopedia?

Mengutip dari laman resmi Tokopedia, Selasa (20/6/2023), berikut adalah cara mengajukan pengembalian dana di Tokopedia:

Pertama, Kamu bisa mengajukan pengembalian dana saat status barang masih dalam pengiriman, status resi sudah terkirim tetapi barang belum diterima, dan bahkan jika barang sudah sampai namun tidak sesuai.

Cara Mengajukan Pengembalian Dana di Tokopedia jika Barang Belum Sampai

Apabila pesanan kamu belum diterima hingga estimasi waktu yang telah diberikan oleh kurir terkait, maka kamu bisa melakukan pengajuan pengembalian dana berdasarkan status resi pengiriman.

1. Status Resi Masih dalam Pengiriman

Jika pesanan kamu tidak kunjung sampai dalam waktu 5 hari, kamu dapat mengajukan klaim pengembalian dana. Berikut caranya:

  • Klik simbol “Notifikasi” lalu pilih Status Pemesanan
  • Klik Komplain
  • Setelah itu klik Kendala Ongkos Kirim dan Kendala Produk
  • Klik Belum Sampai pada bagian status, pilih masalah dan tuliskan detail masalah pada kolom yang disediakan
  • Lanjutkan ke Pilihan Solusi, “Saya ingin meminta uang saya kembali.”
  • Masukan nominal pengembalian dana yang diinginkan, jumlah nominal tidak melebihi nilai transaksi
  • Klik Buat Komplain, akan muncul Pop up kemudian klik Ya.
  • Jika Penjual menyetujui solusi yang kamu ajukan, maka komplain akan dianggap selesai dan dana otomatis akan masuk ke Saldo Tokopedia. Jika Penjual tidak menyetujui solusi yang kamu ajukan, maka tim terkait akan membantu dengan memberikan solusi yang terbaik antara kedua belah pihak.

2. Status Resi Sudah Terkirim tetapi Barang Belum Diterima

Jika status resi pengiriman sudah terkirim akan tetapi pesanan belum diterima, kamu dapat mengajukan pengembalian dana. Berikut caranya:

Cara Mengajukan Pengembalian Dana di Tokopedia Jika Barang Sudah Sampai

Jika produk sudah sampai namun kurang, tidak sesuai, rusak, atau ada kendala pada ongkos kirim dan harga barang, kamu bisa mengajukan klaim pengembalian dana ke penjual. Berikut panduannya:

  • Klik Notifikasi (simbol lonceng) pada halaman homepage Tokopedia, lalu klik Status Pemesanan
  • Klik Komplain pada pesanan yang berkendala
  • Akan muncul pop up, dan silakan pilih Sudah Sampai
  • Silakan pilih masalah yang dihadapi, yaitu:

Masalah pada Barang

Kamu bisa memilih opsi ini jika produk yang diterima dalam keadaan rusak, tidak sesuai, atau jumlahnya kurang, caranya:

  • Pilih Kendala Produk. Klik Sudah Sampai pada bagian status, pilih masalah dan tuliskan detail masalah pada kolom yang disediakan
  • Klik Lanjutkan ke Pilih Solusi. Kamu bisa memilih solusi yang diinginkan
  • Klik Lanjutkan ke Unggah Bukti dan lampirkan foto produk yang bermasalah. Kamu bisa melampirkan hingga 5 foto sekaligus
  • Klik Buat Komplain, akan muncul Pop up kemudian klik Ya
  • Selanjutnya, Kamu tinggal menunggu tanggapan dari penjual di halaman Pusat Resolusi. Jika dalam waktu 3×24 jam tidak ada tanggapan dari Penjual, Kamu dapat mengklik Minta Bantuan untuk meminta bantuan Customer Care Tokopedia.

Masalah pada Harga Barang dan Ongkos Kirim

Kamu bisa memilih opsi ini jika harga barang dan ongkos kirim tidak sesuai, caranya:

https://money.kompas.com/read/2023/06/20/181000026/simak-cara-mengajukan-pengembalian-dana-di-tokopedia

Terkini Lainnya

Pengusaha Kratom Dukung Pemerintah Atur Tatakelola Ekspor Kratom

Pengusaha Kratom Dukung Pemerintah Atur Tatakelola Ekspor Kratom

Whats New
Targetkan Penjualan Tumbuh 'Double Digit', Begini Strategi Kimia Farma

Targetkan Penjualan Tumbuh "Double Digit", Begini Strategi Kimia Farma

Whats New
Cetak Rekor Terbanyak di Dunia, Haji Isam Borong 2.000 Ekskavator untuk Pertanian

Cetak Rekor Terbanyak di Dunia, Haji Isam Borong 2.000 Ekskavator untuk Pertanian

Whats New
Simak 5 Tips Investasi Hadapi Pasar Saham yang Lesu

Simak 5 Tips Investasi Hadapi Pasar Saham yang Lesu

Earn Smart
BASF dan Eramet Mundur dari Proyek Sonic Bay, Benarkah Bisnis Nikel di RI Tak Menarik?

BASF dan Eramet Mundur dari Proyek Sonic Bay, Benarkah Bisnis Nikel di RI Tak Menarik?

Whats New
Harga Bahan Pokok Jumat 28 Juni 2024, Harga Ikan Kembung dan Telur Ayam Ras Naik

Harga Bahan Pokok Jumat 28 Juni 2024, Harga Ikan Kembung dan Telur Ayam Ras Naik

Whats New
Mampukah IHSG Lanjut Menguat di Akhir Pekan? Simak Analisis dan Rekomendasi Sahamnya

Mampukah IHSG Lanjut Menguat di Akhir Pekan? Simak Analisis dan Rekomendasi Sahamnya

Whats New
Investor Nantikan Data Inflasi, Wall Street Naik Tipis

Investor Nantikan Data Inflasi, Wall Street Naik Tipis

Whats New
KCIC Tambah Titik Pemesanan dan Perpanjang Masa Berlaku Frequent Whoosher Card

KCIC Tambah Titik Pemesanan dan Perpanjang Masa Berlaku Frequent Whoosher Card

Whats New
Warga Italia yang Mau Pindah ke Pedesaan Bakal Diberi Insentif Ratusan Juta

Warga Italia yang Mau Pindah ke Pedesaan Bakal Diberi Insentif Ratusan Juta

Whats New
BSI Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp 59,19 Triliun Per Maret 2024

BSI Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp 59,19 Triliun Per Maret 2024

Whats New
KEK Nongsa Digital Park Bidik Target Investasi Masuk Indonesia Tembus Rp 40 Triliun

KEK Nongsa Digital Park Bidik Target Investasi Masuk Indonesia Tembus Rp 40 Triliun

Whats New
Gen Z Incar Pekerjaan yang Punya Jam Kerja Fleksibel

Gen Z Incar Pekerjaan yang Punya Jam Kerja Fleksibel

Whats New
Menkeu: Aturan Anti Dumping Produk Tekstil Menunggu Aturan Mendag dan Menperin Terbit Lebih Dulu

Menkeu: Aturan Anti Dumping Produk Tekstil Menunggu Aturan Mendag dan Menperin Terbit Lebih Dulu

Whats New
[POPULER MONEY] BASF dan Eramet Mundur dari Proyek Nikel-Kobalt Weda Bay | Smelter Terbesar di Dunia Freeport Indonesia di Gresik Resmi Beroperasi

[POPULER MONEY] BASF dan Eramet Mundur dari Proyek Nikel-Kobalt Weda Bay | Smelter Terbesar di Dunia Freeport Indonesia di Gresik Resmi Beroperasi

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke