Mengapa Banyak yang Rebutan jadi Walikota Depok?

Kompas.com - 01/09/2014, 06:37 WIB
Gerbang Masuk Kota Depok wikimediaGerbang Masuk Kota Depok
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com – Meski pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) Kota Depok digelar setahun lagi, saat ini setidaknya sudah ada enam calon walikota yang berminat menduduki pucuk pimpinan kota yang berada di selatan Jakarta ini.

Mereka mewakili banyak kalangan. Mulai dari pengusaha, politisi, hingga akademisi. Nama-nama yang sejauh ini sudah muncul antara lain Emil Dardak, JJ Rizal, Tifatul Sembiring, Pradi Supriatna, Nurul Arifin, Rieke Diah Pitaloka.

Perebutan kursi Walikota Depok memang menarik disimak. Apalagi kalau bukan para calon itu sebagian besar adalah public figur nasional. Mereka rela turun pamor dari capaian yang telah diraih sebelumnya, hanya untuk mengincar posisi nomor satu di pemerintahan kota ini.

Tifatul Sembiring, yang saat ini menjadi Menkominfo, malu-malu mengakui dirinya bakal maju sebagai kandidat Walikota Depok. Sementara itu, Nurul Arifin yang merupakan politisi Golkar, sudah berancang-ancang dengan sowan kesana kemari. Pun dengan Rieke Diah Pitaloka yang sebelumnya jadi mantan calon gubernur Jawa Barat telah mulai menebar wacana.

Dari kalangan pengusaha, ada nama Emil Dardak yang merupakan suami artis Arumi Bachsin serta sebagai anak Wakil Menteri Pekerjaan Umum. Saat ini EMil menjabat sebagai Executive Vice President PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia

Ada juga calon lama yang kembali mencoba peruntungannya, yaitu Pradi Supriatna. Kader Partai Gerindra yang juga tercatat sebagai juragan koran lokal, Monitor Depok, ini sebelumnya pernah tersingkir pada pilkada Depok 2010.

Bagi yang suka sejarah, nama JJ Rizal tentunya sudah cukup familiar. Dia telah menyatakan kesiapannya merebut kursi Walikota Depok pada pilkada yang akan digelar Oktober tahun depan.

Sementara, Walikota Depok saat ini, Nurmahmudi Ismail merupakan mantan Menteri Kehutanan era Presiden Abdurahman Wahid.

Hal inilah yang membedakan Depok dari kota-kota satelit lain di sekitar Jakarta, seperti Tangerang Tangerang Selatan dan Bekasi. Tidak ada tokoh nasional yang mau turun pangkat untuk mengejar pucuk pimpinan di kota-kota itu.

Depok Kota Kelas Menengah

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X