Pelanggan Ojek Online Bisa Habis Belasan Juta Rupiah dalam Setahun?

Kompas.com - 04/03/2019, 14:00 WIB
Ojek online menggunakna GPS pada ponsel saat berkendara mengantar dan menjemput penumpang. Ojek online menggunakna GPS pada ponsel saat berkendara mengantar dan menjemput penumpang.

Selain Lidya, adapula Puspaningtyas (29) yang menganggarkan Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta per bulan untuk ojek online. Sehingga setahun, setidaknya anggaran yang dia perlukan untuk ojek online mencapai Rp 18 juta.

Lidya yang berdomisili di Depok pun harus merogoh kocek lebih dalam sekitar Rp 150ribuan untuk menggunakan transportasi lain, yaitu KRL dan Transjakarta.

"Setelah dipikir-pikir ini bukan boros sih, tapi kebutuhan dan nasib, karena kerja di Jakarta aku kayanya sulit pakai motor dari Depok," ujar dia.

Baca juga: Survei: 74 Persen Konsumen Tak Senang Tarif Ojek Online Naik

Jika Lidya dan Puspa bekerja di Jakarta, Anisa (24) yang merupakan karyawan swasta di Makassar juga mengandalkan ojek online untuk transportasi sehari-harinya dari kos ke kantor. Lokasi kantor dengan kos yang tak begitu jauh serta tak adanya pilihan transportasi lain membuat ojek online menjadi satu-satunya solusi bagi Anisa.

Dalam satu bulan, Anisa pun mengalokasikan uangnya sebesar Rp 300.000 untuk ojek online. Angka tersebut setidaknya 5 persen dari gaji yang dia terima setiap bulan. Pengeluarannya untuk ojek online pun bisa kurang dari Rp 300.000 jika sedang banyak promo.

"Karena jarak kantor ke kos dekat, jadi alokasi sekitar Rp 300.000, tapi kalau ada bonus-bonus dari Grab atau Go-Jek bisa kurang dari itu," ujar Anisa.

Baca juga: Belum Jadi Angkutan Umum, Begini Nasib Korban Kecelakaan Ojek Online Menurut Jasa Raharja

Hal serupa juga dilakukan oleh Gaby (23) yang bekerja sebagai karyawan swasta di Surabaya. Pilihan transportasi umum yang masih terbatas pada bus kota, angkot dan tak terintegrasi satu dengan yang lain menjadikan ojek online sebagai alternatif yang menurutnya paling efisien.

Sama seperti Anisa, Gaby pun menganggarkan setidaknya Rp 300.000 setiap bulan untuk ojek online.

"Sebulan alokasi Rp 300.000 cukup sih, soalnya kantor enggak jauh-jauh amat dan pagi ada yang antar," ujar dia.

 

Bagaimana dengan kamu yang juga pengguna setia ojek online? Berapa dana yang kamu anggarkan dalam sebulan untuk ojek online?

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X