Kompas.com - 25/04/2019, 17:15 WIB
Ilustrasi uang elektronik www.shutterstock.comIlustrasi uang elektronik

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) melaporkan pertumbuhan penggunaan uang elektronik yang sangat signifikan. Hingga Februari 2019, penggunaan uang elektronik tumbuh sebesar 77,6 persen.

Adapun pertumbuhan pembayaran non tunai secara keseluruhan, atau meliputi penggunaan ATM Debit, Kartu Kredit dan Uang Elektronik tumbuh 17,1 persen.

"Penggunaan ATM Debit, Kartu Kredit dan Uang Elektronik (UE) tumbuh 17,1 persen secara tahunan (yoy) pada Februari 2019, di antaranya UE yang mengalami pertumbuhan mencapai 77,6 persen (yoy)," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta, Kamis (24/3/2019).

Baca juga: Uang Elektronik Kian Populer, Apa Sebabnya?

Meskipun pertumbuhan pembayaran non tunai cukup signifikan, pembayaran tunai pun tumbuh postif sebesar 5,6 prsen.

Adapun penggunaan ATM Debit mendominasi transaksi sistem pembayaran ritel dengan pangsa 94,8 persen dan pertumbuhan 16,6 persen (yoy). Sementara, uang elektronik mendominasi pembayaran di sektor e-commerce.

"Didorong oleh pergeseran preferensi pembayaran dan preferensi atas barang yang dibeli via e-commerce," ujar Perry.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Transaksi Uang Elektronik Perbankan Meningkat, Ada yang Naik 211 Persen

BI pun berupaya untuk mendorong perluasan program elektronifikasi dalam penyaluran bansos, dana desa, moda transportasi, dan operasi keuangan pemerintah sehingga dapat memperkuat peran sistem pembayaran dalam mendukung kegiatan ekonomi.

Selain itu, BI juga memastikan kecukupan pasokan uang kertas dan logam dalam pecahan dan jumlah yang memadai di seluruh Indonesia dalam rangka menghadapi Ramadhan/Idul Fitri 1440 H.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X