Menurut Trump, AS Bisa Menang Perang Dagang dengan China jika....

Kompas.com - 15/05/2019, 12:06 WIB
Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping bertemu di Balai Agung Rakyat China di Beijing, Kamis (9/11/2017). (AFP/Nicolas Asfouri) Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping bertemu di Balai Agung Rakyat China di Beijing, Kamis (9/11/2017). (AFP/Nicolas Asfouri)

WASHINGTON, KOMPAS.com - Presiden AS Donald Trump memprediksi langkah lanjutan yang akan diambil China di tengah perang dagang adalah pemangkasan suku bunga acuan. Oleh karena itu, Trump mendesak bank sentral AS Federal Reserve juga menurunkan suku bunga acuan.

Sebab, apabila The Fed memangkas suku bunga, ujar Trump, maka AS akan dapat memenangkan perang dagang.

Dikutip dari CNBC, Rabu (15/5/2019), dalam unggahan pada akun Twitter pribadinya, Trump pun mendesak The Fed untuk melonggarkan kebijakan moneternya.

Baca juga: Bursa Saham AS rontok, Trump Kurangi Ancamannya ke China

"China akan memompa uang ke sistem mereka dan kemungkinan menurunkan suku bunga, seperti biasa, untuk membantu bisnis mereka, dan akan kalah. Jika Federal Reserve juga melakukan hal yang serupa, maka permainan akan berakhir, kita menang!" tulis Trump pad akun Twitter-nya.

Gedung Putih dan Beijing menemui jalan buntu dalam negosiasi perdagangan. AS ingin China menurunkan batasan-batasannya untuk bisnis asing dan agar China menghentikan pencurian kekayaan intelektual.

Akan tetapi, China malah melakukan tindakan balasan terhadap kenaikan tarif impor yang diajukan Trump baru-baru ini. China membalas dengan menerapkan tarif baru atas impor barang-barang dari AS senilai 60 miliar dollar AS.

Baca juga: Perang Dagang Kembali Memanas, China Balas Kebijakan Trump

Dalam unggahan-unggahan sebelumnya pada akun Twitter-nya, Trump bersikeras bahwa ia hanya akan menerima perjanjian yang memberi untung besar bagi AS. Sejalan dengan tekanannya pada China, Trump juga menekan The Fed untuk memangkas suku bunga acuan.

Pada tahun 2018 silam, The Fed menaikkan suku bunga acuan Fed Fund Rate sebanyak empat kali. Akan tetapi, pelaku pasar kini memprediksi The Fed akan menurunkan suku bunga acuan pada Oktober 2019 mendatang.

Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari menyatakan bahwa dirinya memandang bahwa kebijakan moneter yang diambil The Fed saat ini sudah tepat.

 



Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bangga Buatan Indonesia, Luhut Ajak Masyarakat Beli Sepeda Produk Lokal

Bangga Buatan Indonesia, Luhut Ajak Masyarakat Beli Sepeda Produk Lokal

Whats New
Covid-19 Bikin Bisnis Hotel dan Restoran di Jakarta Kian Merana

Covid-19 Bikin Bisnis Hotel dan Restoran di Jakarta Kian Merana

Whats New
5+ Rahasia dan Cara Mengatur Keuangan Freelancer Zaman Now

5+ Rahasia dan Cara Mengatur Keuangan Freelancer Zaman Now

Earn Smart
Tarif Tol Jakarta-Bandung Terbaru di 2021

Tarif Tol Jakarta-Bandung Terbaru di 2021

Spend Smart
Hati-hati, Ada Hoaks Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12!

Hati-hati, Ada Hoaks Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12!

Whats New
Pastikan Kelayakan Terbang Pesawat, Menhub Tinjau Ramp Check di Bandara Soetta

Pastikan Kelayakan Terbang Pesawat, Menhub Tinjau Ramp Check di Bandara Soetta

Whats New
Tarif Tol Terbaru dari Jakarta Menuju Semarang dan Surabaya di 2021

Tarif Tol Terbaru dari Jakarta Menuju Semarang dan Surabaya di 2021

Spend Smart
Satpam Wajib Miliki KTA dan Ijazah, Berapa Biaya Pembuatannya?

Satpam Wajib Miliki KTA dan Ijazah, Berapa Biaya Pembuatannya?

Work Smart
Cerita Orang Terkaya Paling Muda di India, Pernah Jualan HP Kini Punya Harta Rp 21,7 Triliun

Cerita Orang Terkaya Paling Muda di India, Pernah Jualan HP Kini Punya Harta Rp 21,7 Triliun

Work Smart
MONEY SEPEKAN:  6 Maskapai Indonesia yang Kini Tinggal Nama | Uni Eropa Tolak Sawit Indonesia, Butuh Nikelnya

MONEY SEPEKAN: 6 Maskapai Indonesia yang Kini Tinggal Nama | Uni Eropa Tolak Sawit Indonesia, Butuh Nikelnya

Whats New
Selain Kendaran Listrik, Ini Pendongkrak Melejitnya Harga Nikel

Selain Kendaran Listrik, Ini Pendongkrak Melejitnya Harga Nikel

Whats New
Elon Musk Sumbangkan 5 Juta Dollar AS untuk Akses Pendidikan Gratis

Elon Musk Sumbangkan 5 Juta Dollar AS untuk Akses Pendidikan Gratis

Whats New
Pasca Gempa Majene, Kemenhub Pastikan Pelayanan Penerbangan di Sulawesi Barat Normal

Pasca Gempa Majene, Kemenhub Pastikan Pelayanan Penerbangan di Sulawesi Barat Normal

Whats New
Utang Pemerintah Tembus Rp 6.000 Triliun

Utang Pemerintah Tembus Rp 6.000 Triliun

Whats New
Erick Thohir Minta 15 Persen Direksi BUMN Dijabat Perempuan

Erick Thohir Minta 15 Persen Direksi BUMN Dijabat Perempuan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X