Mau Investasi, Kenapa Harus Pertimbangkan Inflasi?

Kompas.com - 15/07/2019, 16:47 WIB
Ilustrasi investasi. SHUTTERSTOCKIlustrasi investasi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Berminat untuk investasi? Faktor apa saja yang dipertimbangkan sebelum memilih investasi, adakah tingkat inflasi di dalamnya?

Salah satunya adalah inflasi.

Banyak orang kerap memandang tingkat inflasi dengan sebelah mata. Padahal, inflasi merupakan salah satu faktor penting yang patut dipertimbangkan sebelum memilih investasi.

Mengapa hal ini penting? Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia (BI) Nanang Hendarsah mengungkapkan, inflasi merupakan landasan untuk berinvestasi.

" Inflasi kami harapkan terus menjadi prakondisi bagi investor bisa investasi," ujarnya di Jakarta, Senin (15/7/2019).

Baca juga: Investasi Jangan Nunggu Kaya

Tingkat inflasi dijadikan acuan untuk menentukan instrumen investasi mana yang paling cocok. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir tergerusnya tingkat imbal hasil.

Bila tingkat inflasi tinggi, maka hasil imbal hasil investasi akan tergerus oleh naiknya harga-harga barang atau jasa. Oleh karena itu, penting untuk mencari investasi dengan tingkat imbal hasil yang lebih tinggi dari inflasi.

"Kalau inflasinya 10 persen atau 15 persen, secara rill investasi mereka tergerus, kalau mereka menanam di bond market yang sifatnya fix income kalau inflasinya naik lebih dari pendapatnya itu secara rill akan negatif," kata Nanang.

Saat ini tingkat inflasi di Indonesia dalam keadaan yang stabil di angka 3-3,5 persen per tahun. Angka ini turun dari beberapa tahun silam yang angkanya mencapai 8 persen per tahun.

Baca juga: Ini Investasi yang Cocok untuk Milenial

Tingkat inflasi tersebut bisa dijadikan acuan bagi Anda yang sudah punya minat berinvestasi untuk memilih instrumen investasi yang paling menguntungkan.

Nah, selamat mulai berinvestasi!

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X