Startup Ini Bantu Perusahaan Kelola Karyawan Milenial

Kompas.com - 21/08/2019, 21:17 WIB
Ilustrasi startup Thinkstockphotos.comIlustrasi startup

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan rintisan ( startup) Gadjian hadir untuk membantu perusahaan mengelola sumber daya manusia (SDM) berbasis awan (cloud).

Gadjian pun mengumumkan peluncuran aplikasi mobile yang dirancang khusus untuk membantu para pemilik usaha dan praktisi SDM mengelola karyawan milenial.

Aplikasi yang diberi nama GadjianKu ini merupakan penyempurnaan dari dasbor karyawan Gadjian yang sebelumnya hanya bisa diakses melalui browser.

Pengguna GadjianKu memperoleh kemudahan mengunduh slip gaji, melakukan pengajuan dan persetujuan cuti, memantau catatan kehadiran dan memperbaharui data pribadi melalui mobile app yang ramah guna ini.

Baca juga: Jakarta Masuk Kota Potensial dalam Ekosistem Startup Global

GadjianKu juga dilengkapi fitur ala media sosial yang memungkinkan karyawan mengirim emoji dan ucapan kepada rekan sekerja pada hari ulang tahun mereka atau ketika mereka cuti sakit.

Co-founder dan CEO Gadjian Afia Fitriati menjelaskan, tampilan dan fitur di GadjianKu disesuaikan dengan gaya hidup tenaga kerja millennial yang populasinya semakin bertumbuh di Indonesia.

"Tenaga kerja milenial di Indonesia sudah terbiasa menjalankan kegiatan mereka sehari-hari secara digital, mulai dari memesan transportasi hingga memesan makanan. Jadi rasanya janggal jika mereka masih harus menggunakan sistem administrasi personalia yang masih analog dan kurang fleksibel di tempat kerja," kata Afia dalam keterangannya, Rabu (21/8/2019).

"Jika kita mengubah hal tersebut, pastinya perubahan ini akan meningkatkan moral karyawan berpengaruh pada produktivitas bisnis secara keseluruhan," sebutnya.

Baca juga: Startup Ini Telah Bantu 3.000 Perusahaan Kembangkan Bisnis

GadjianKu melengkapi serangkaian solusi HR yang sudah kami miliki, yaitu aplikasi Gadjian yang berbasis web dan aplikasi mobile Hadirr.

Hingga saat ini, aplikasi Gadjian (diluncurkan tahun 2016) dan aplikasi komplementernya, Hadirr (diuncurkan tahun 2017), telah melayani lebih dari 2.000 perusahaan berbayar.

Startup ini telah mendapatkan investasi dari Golden Gate Ventures, Maloekoe Ventures dan beberapa investor lain.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rencana Penggabungan BUMN Penerbangan dan Pariwisata Dinilai Akan Merugikan Maskapai

Rencana Penggabungan BUMN Penerbangan dan Pariwisata Dinilai Akan Merugikan Maskapai

Whats New
7 Istilah Pasar Saham Paling Dasar yang Perlu Diketahui (3)

7 Istilah Pasar Saham Paling Dasar yang Perlu Diketahui (3)

Spend Smart
Pemerintah Targetkan Bisa Vaksinasi Covid-19 ke 40 Juta Penduduk di Awal 2021

Pemerintah Targetkan Bisa Vaksinasi Covid-19 ke 40 Juta Penduduk di Awal 2021

Whats New
Ada Pandemi Covid-19,  JD.ID Catat Kenaikan Transaksi hampir 50 Persen

Ada Pandemi Covid-19, JD.ID Catat Kenaikan Transaksi hampir 50 Persen

Whats New
Tangkal Kampanye Negatif Sawit, Pemerintah Akan Bentuk Tim Khusus

Tangkal Kampanye Negatif Sawit, Pemerintah Akan Bentuk Tim Khusus

Whats New
Sejak Kampanye Bangga Buatan Indonesia Digulirkan, 1,1 Juta UMKM Sudah Go Digital

Sejak Kampanye Bangga Buatan Indonesia Digulirkan, 1,1 Juta UMKM Sudah Go Digital

Whats New
Janji Pemerintah: 2,1 Juta Korban PHK Diprioritaskan Jadi Peserta Kartu Prakerja

Janji Pemerintah: 2,1 Juta Korban PHK Diprioritaskan Jadi Peserta Kartu Prakerja

Work Smart
Jokowi Pertanyakan RI Punya 30 Bandara Internasional, Ini Respons Kemenhub

Jokowi Pertanyakan RI Punya 30 Bandara Internasional, Ini Respons Kemenhub

Whats New
Disinggung Jokowi, Ini Kerugian Banyaknya Bandara Internasional di Indonesia

Disinggung Jokowi, Ini Kerugian Banyaknya Bandara Internasional di Indonesia

Whats New
Banyak Kasus Pencurian Data, Ini Komentar JD.ID

Banyak Kasus Pencurian Data, Ini Komentar JD.ID

Whats New
Pengusaha: Kami Ingin Industri Smelter Sinergi dengan Industri Hilir

Pengusaha: Kami Ingin Industri Smelter Sinergi dengan Industri Hilir

Whats New
Interelasi Sektor Jasa Keuangan dan Peran OJK

Interelasi Sektor Jasa Keuangan dan Peran OJK

Whats New
Kuota Peserta Program Kartu Prakerja Ditetapkan 800.000 Orang Tiap Gelombang

Kuota Peserta Program Kartu Prakerja Ditetapkan 800.000 Orang Tiap Gelombang

Whats New
Usai Gagal Tanam dan Panen, Petani di Belu Diminta Kementan Gunakan Asuransi

Usai Gagal Tanam dan Panen, Petani di Belu Diminta Kementan Gunakan Asuransi

Rilis
GoFood Tebar Promo, Ada Diskon 50 Persen

GoFood Tebar Promo, Ada Diskon 50 Persen

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X