Wapres Sebut Transportasi di Ibu Kota Baru Tak Butuh Investasi Besar

Kompas.com - 13/09/2019, 15:16 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantornya KOMPAS.com/RAKHMAT NUR HAKIMWakil Presiden Jusuf Kalla di kantornya

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengatakan, tak perlu investasi yang besar dalam pembangunan sektor transportasi di lokasi ibu kota baru.

Adapun lokasi yang dipilih pemerintah untuk menjadi ibu kota baru, yakni berada di Kabupaten Kutai Kartanegara dan sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

“Kita tidak perlu investasi banyak, karena sudah ada tiga bandara di sana (Kalimantan Timur),” ujar Kalla di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (13/9/2019).

Baca juga: Kementan Siapkan Kaltara Jadi Penopang Kebutuhan Pangan Ibu Kota Baru

Adapun tiga bandara yang dimaksud Kalla, yakni Bandara Sepingggan Balikpapan, Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin dan Aji Pangeran Tumenggung Pranoto, Samarinda.

Menurut Kalla, nantinya di ibu kota baru hanya perlu ditambahi jalur kereta api dari Samarinda.

Selain itu, dia memastikan, seluruh kereta api yang beroperasi di ibu kota baru itu tak akan menggunakan bahan bakar batubara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kita upayakan disana bebas polusi. Kita harapkan jadi kota masa depan, kalau transpotasi semua listrik. Semuanya mass transportasi,” ucap dia.

Baca juga: Wapres: Di Sumatera Polusi karena Kebakaran, di DKI karena Bakar BBM

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.