Melambat, ADB Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI 5,1 Persen Tahun Ini

Kompas.com - 25/09/2019, 14:08 WIB
ilustrasi peta Indonesia THINKSTOCKS/NARUEDOMilustrasi peta Indonesia

"Pertumbuhan ini bisa ditopang oleh naiknya pendapatan rumah tangga, pertumbuhan lapangan kerja, dan inflasi rendah yang membantu mempertahankan momentum belanja swasta," jelasnya.

Defisit transaksi berjalan melebar

Di sisi lain, pelemahan pertumbuhan mitra dagang RI mempengaruhi neraca transaksi berjalan (curent account deficit/CAD) RI. Kendati demikian, ADB memperkirakan terkendali di angka 2,7 persen dari PDB tahun ini.

Namun, kata Wicklein, perlu diperhatikan pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan mulai melaju tahun 2020 bisa menjadi salah satu penyebab melebarnya defisit transaksi berjalan.

ADB memperkirakan, defisit transaksi berjalan bisa melebar ke arah 2,9 persen PDB tahun 2020.

"Risiko eksternal seperti perang dagang AS-China dan kondisi ekonomi global yang tidak tentu arah juga harus diawasi. Indonesia harus tetap melanjutkan langkah-langkah reformasi guna meraih peluang terkait perubahan rantai pasokan global," pungkas dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.