China Mau Impor Lebih Banyak Produk AS, Sinyal Positif Perang Dagang?

Kompas.com - 27/09/2019, 07:56 WIB
Ilustrasi perang dagang AS dan China. SHUTTERSTOCKIlustrasi perang dagang AS dan China.

NEW YORK, KOMPAS.com - Diplomat China mengatakan pemerintah setempat telah sepakat untuk membeli lebih banyak produk impor dari Amerika Serikat.

Selain itu, mereka juga mengatakan negosiasi dagang antara kedua negara akan menghasilkan jika kedua belah pihak mengambil langkah-langkah yang lebih progresif untuk menunjukkan itikad baik dan mengurangi bahasa-bahasa pesimistis dalam membahas sengketa perdagagan.

Dikutip dari Reuters, Jumat (27/9/2019), Menteri Luar Negeri sekaligus penasihat negara China Wang Yi mengatakan pemerintahan Presiden Trump telah menunjukkan itikad baik dengan menunda penerapan tarif dari berbagai produk impor asal Negeri Tirai Bambu itu.

"Dan juga, di sisi China, kami bersedia membeli lebih banyak produk yang dibutuhkan oleh pasar China," ujar Wang.

Baca juga: ADB: Perang Dagang Picu Ekonomi Asia Tumbuh Tipis Tahun 2020

"Kami berharap kedua belah pihak bisa mengambil langkah-langkah yang lebih baik, mengurangi bahasa dan aksi yang pesimistis. Jika kedua belah pihak melakukan ini, negosiasi tidak hanya akan berlanjut, tapi juga memberi lebih banyak hasil," ujar dia.

Amerika Serikat dan China tengah mempersiapkan negosiasi dagang tingkat tinggi pada awal Oktober di Washington untuk mencari jalan keluar dari perang dagang yang sudah terjadi hampir 15 bulan.

CNBC menyebutkan, negosiasi dijadwalkan pada 10-11 Oktober di Washington. Namun, pihak Perwakilan Perdagangan AS tidak merespon ketika dikonfirmasi lebih lanjut mengenai tangga itu.



Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tokopedia Tebar Diskon hingga 90 Persen dan Bebas Ongkir

Tokopedia Tebar Diskon hingga 90 Persen dan Bebas Ongkir

Spend Smart
Mal Diprediksi Bakal Dipadati Pengunjung Saat Larangan Mudik Berlaku

Mal Diprediksi Bakal Dipadati Pengunjung Saat Larangan Mudik Berlaku

Whats New
IHSG Jalan Ditempat, BEI: Efek BPJS Ketenagakerjaan Kurangi Aktivitas di Bursa

IHSG Jalan Ditempat, BEI: Efek BPJS Ketenagakerjaan Kurangi Aktivitas di Bursa

Whats New
Menko Airlangga Sebut Pembayaran THR Bisa Dongkrak 1 Persen PDB RI

Menko Airlangga Sebut Pembayaran THR Bisa Dongkrak 1 Persen PDB RI

Whats New
Pertamina Dorong Pengelola SPBU dan Pertashop Miliki Asuransi Kerugian

Pertamina Dorong Pengelola SPBU dan Pertashop Miliki Asuransi Kerugian

Rilis
Siap-siap, Orang Kaya di AS akan Kena Pajak hingga 43 Persen

Siap-siap, Orang Kaya di AS akan Kena Pajak hingga 43 Persen

Whats New
Hingga Maret 2021, BSI Salurkan Dana PEN Rp 8,6 Triliun

Hingga Maret 2021, BSI Salurkan Dana PEN Rp 8,6 Triliun

Whats New
Bank Sahabat Sampoerna Catatkan Kenaikan Aset 7,9 Persen

Bank Sahabat Sampoerna Catatkan Kenaikan Aset 7,9 Persen

Rilis
Peraturan Pelaksana UU Cipta Kerja Terbit, Apa Manfaatnya untuk UMKM?

Peraturan Pelaksana UU Cipta Kerja Terbit, Apa Manfaatnya untuk UMKM?

Whats New
Penerbangan Reguler dari India ke Indonesia Dihentikan

Penerbangan Reguler dari India ke Indonesia Dihentikan

Whats New
Mulai 25 April, Pemerintah Setop Visa dan Izin Tinggal WNA dari India

Mulai 25 April, Pemerintah Setop Visa dan Izin Tinggal WNA dari India

Whats New
[TREN BISNIS KOMPASIANA] Menghadapi Bisnis Online 'Kaleng-kalengan' | Bisnis Hotel dan 'Smoking Room' | Merger Gojek-Tokopedia

[TREN BISNIS KOMPASIANA] Menghadapi Bisnis Online "Kaleng-kalengan" | Bisnis Hotel dan "Smoking Room" | Merger Gojek-Tokopedia

Rilis
Daftar Lelang Mobil Murah Sitaan Ditjen Pajak, Harga Mulai Rp 11,3 Juta

Daftar Lelang Mobil Murah Sitaan Ditjen Pajak, Harga Mulai Rp 11,3 Juta

Spend Smart
Harga Aset Kripto Rontok, Bitcoin Anjlok ke Kisaran Rp 695 Juta

Harga Aset Kripto Rontok, Bitcoin Anjlok ke Kisaran Rp 695 Juta

Whats New
THR 2021 Cair? Jangan Lupa Bayar Utang, Menabung dan Investasi

THR 2021 Cair? Jangan Lupa Bayar Utang, Menabung dan Investasi

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X