Pepsi Hengkang, KFC Bakal Ganti Menu Minuman

Kompas.com - 03/10/2019, 10:14 WIB
Ilustrasi Pepsi. ShutterstockIlustrasi Pepsi.

JAKARTA, KOMPAS.com - PepsiCo, produsen minuman berkarbonasi asal Amerika Serikat resmi menyatakan berhenti menjual produknya di Indonesia di pertengahan Oktober 2019.

Pasalnya, PT Anugerah Indofood Barokah Makmur (AIBM) dan PepsiCo Inc (PepsiCo) sepakat untuk mengakhiri kontrak yang berlaku efektif mulai 10 Oktober 2019 mendatang. Artinya, AIBM tidak lagi memproduksi maupun mendistribusikan produk minuman biru tersebut.

Alhasil, rekanan penjual Pepsi di Indonesia seperti KFC tidak lagi bisa menyuplai Pepsi sebagai merek penjualan. Nantinya, KFC akan mengganti minuman Pepsi dengan produk coke yang lain.

"Iya Pepsi akan berhenti distribusi ke KFC mulai pertengahan bulan Oktober ini. Nanti KFC akan memakai produks Coke yang lain," kata Direktur PT Fast Food Indonesia Tbk (KFC), Justinus Dalimin saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (3/10/2019).

Baca juga: 12 Tahun jadi CEO Pepsi, 5 Hal Ini Bisa Dicontoh dari Indra Nooyi

Justinus mengatakan, saat ini KFC tengah mengatur peralihan dari minuman Pepsi ke minuman lain yang bakal menggantikannya.

"Sekarang sambil mengatur peralihan. Dan pihak pepsi sudah beritahu kami (berhenti menyuplai)," ucap dia.

Adapun hingga kini, Kompas.com telah mencoba menghubungi beberapa pihak Indofood sebagai pendistribusi hingga akhirnya diminta menghubungi Sekretaris Perusahaan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Gideon A Putranto. Sayangnya, belum ada respons lebih lanjut soal hengkangnya Pepsi.

Baca juga: Wanita Pertama yang Jabat CEO Pepsi Mundur Setelah Memimpin 12 Tahun

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X