Kompas.com - 11/10/2019, 07:57 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

2. Simpan laporan rekening

Jika Anda keberatan membuat perjanjian pra-nikah, ada cara lain. Guthrie menyarankan Anda mencetak atau menyimpan salinan digital dari semua laporan akun Anda selama sebulan sebelum Anda menikah


Dengan begitu, Anda tahu persis berapa aset yang Anda bawa ke dalam pernikahan.

"Juga memiliki bukti jika Anda perlu membagi semuanya saat perceraian terjadi," ucap Guthrie.

3. Pisahkan warisan

Jika Anda menerima warisan saat menikah, Anda harus memisahkannya sepenuhnya.

"Anda mungkin tergoda untuk, misalnya, memperbaiki dapur Anda atau mengambil proyek perbaikan rumah yang sudah lama ditunggu-tunggu. Tetapi jika Anda melakukannya, uang itu biasanya dianggap "campur aduk" dan sulit untuk mengklaimnya sebagai milik Anda," ujar Guthrie.

Itkins menambahkan, usahakan selalu melacak darimana uang itu berasal. Karena mungkin 10 hingga 20 tahun ke depan Anda akan sulit untuk melacaknya, otomatis akan lebih sulit mengklaim uang itu sebagai milik Anda.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Percaya atau Tidak, Menikah itu Bikin Kaya Lho...

4. Kelola uang secara nyaman

Pada akhirnya, Guthrie mengatakan Anda perlu mengelola keuangan Anda dengan cara yang nyaman bagi Anda. Pisahkan mana yang harusnya dipisah, gabungkan mana yang harusnya digabung.

"Jangan percaya bila menjaga keuangan sepenuhnya terpisah dari pasangan, akan memberi Anda banyak perlindungan jika hubungan berakhir dengan perceraian," ujarnya.

Halaman:


Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rights Issue, BRI Sudah Raup Rp 26,1 Triliun dari Publik hingga 21 September 2021

Rights Issue, BRI Sudah Raup Rp 26,1 Triliun dari Publik hingga 21 September 2021

Whats New
Gandeng Polri, KSPSI Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk 40.000 Buruh

Gandeng Polri, KSPSI Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk 40.000 Buruh

Whats New
Ada Isu Evergrande dan Tapering, Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Ada Isu Evergrande dan Tapering, Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Earn Smart
Semakin Modern, Petani di Sinjai, Sumsel Gunakan Alsintan

Semakin Modern, Petani di Sinjai, Sumsel Gunakan Alsintan

Rilis
Survei: Seimbangkan Karier dan Keluarga, Kesehatan Mental Pekerja Perempuan Memburuk Selama Pandemi

Survei: Seimbangkan Karier dan Keluarga, Kesehatan Mental Pekerja Perempuan Memburuk Selama Pandemi

Whats New
Cara Daftar Jadi Mitra Pelatihan Kartu Prakerja

Cara Daftar Jadi Mitra Pelatihan Kartu Prakerja

Whats New
BRI Luncurkan BRI Shops Master Class, Apa Itu?

BRI Luncurkan BRI Shops Master Class, Apa Itu?

Whats New
Sebut Revisi UU BUMN Perlu, Erick Thohir: Kadang Perusahaan Terbitkan Surat Utang untuk Bonus dan Tantiem...

Sebut Revisi UU BUMN Perlu, Erick Thohir: Kadang Perusahaan Terbitkan Surat Utang untuk Bonus dan Tantiem...

Whats New
Sri Mulyani: Saat ini, Kami Belum Lihat Bank Pulih Secara Kuat

Sri Mulyani: Saat ini, Kami Belum Lihat Bank Pulih Secara Kuat

Whats New
Erick Thohir Bentuk Holding BUMN Pangan, Apa Kelebihannya?

Erick Thohir Bentuk Holding BUMN Pangan, Apa Kelebihannya?

Whats New
Soal Jadi Investor Bank Muamalat, Ini Kata BPKH

Soal Jadi Investor Bank Muamalat, Ini Kata BPKH

Whats New
PT BNP Paribas AM dan PT Bank DBS Indonesia Luncurkan Reksa Dana Bertema Teknologi Global

PT BNP Paribas AM dan PT Bank DBS Indonesia Luncurkan Reksa Dana Bertema Teknologi Global

Whats New
Upah Minimum 2022 Mulai Dibahas, Menaker Masih Pertimbangkan Situasi Pandemi Covid-19

Upah Minimum 2022 Mulai Dibahas, Menaker Masih Pertimbangkan Situasi Pandemi Covid-19

Rilis
Kemenkeu Dapat Tambahan Anggaran Jadi Rp 44 Triliun, Buat Apa Saja?

Kemenkeu Dapat Tambahan Anggaran Jadi Rp 44 Triliun, Buat Apa Saja?

Whats New
Menperin Agus: Indonesia Harus Jadi Pusat Produsen Halal Dunia

Menperin Agus: Indonesia Harus Jadi Pusat Produsen Halal Dunia

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.