Dubai Air Show Jadi Tempat Boeing Jemput Pembeli 737 Max

Kompas.com - 20/11/2019, 10:20 WIB
Pesawat generasi terbaru Boeing 737 MAX 8 mendarat di Boeing Field seusai menyelesaikan terbang pertamanya di Seattle Washington, Amerika Serikat, 29 Januari 2016. Pesawat ini merupakan seri terbaru serta populer dengan fitur mesin hemat bahan bakar dan desain sayap yang diperbaharui. AFP PHOTO/GETTY IMAGES/STEPHEN BRASHEARPesawat generasi terbaru Boeing 737 MAX 8 mendarat di Boeing Field seusai menyelesaikan terbang pertamanya di Seattle Washington, Amerika Serikat, 29 Januari 2016. Pesawat ini merupakan seri terbaru serta populer dengan fitur mesin hemat bahan bakar dan desain sayap yang diperbaharui.

DUBAI, KOMPAS.com - Maskapai Boeing saat ini sudah tiga hari berada dalam acara Dubai Air Show. Sebelumnya Boeing 737 Max dilarang untuk terbang dan menjalani masa grounding sejak Maret setelah dua kecelakaan hebat dalam rentang waktu lima bulan yang menewaskan 346 orang.

Perusaahaan maskapai ini berhasil menawarkan 50 jet 737 Max, setelah sebelumnya Turki memastikan rencana pembelian mereka sebanyak 10 unit pesawat dari maskapai penerbangan rekreasi SunExpress.

Mengutip CNBC, Rabu (20/11/2019), penerbangan Kazakhstan, Air Astana juga mengumumkan rencana mereka untuk membeli 30 unit jet Max. Selanjutnya Boeing juga melaporkan salah satu perusahaan maskapai yang akan membeli Boeing 737 Max sebanyak 20 unit, sayangnya Boeing masih merahasiakan perusahaan maskapai tersebut.

Baca juga : Boeing Dapat Pesanan 50 Pesawat 737 Max

Ini sekaligus mewakili kepercayaan maskapai untuk menggunakan Boeing, usai kecelakaan besar yang memicu kontroversi luar biasa pada industri penerbangan Boeing.

Air Astana berkomitmen membeli Boeing 737 Max seharga 3,6 miliar dollar AS. Namun belum ada penandatanganan kesepakatan antara maskapai Kazakhstan dengan Boeing. Ini karena maskapai Kazakhstan merupakan pelanggan Airbus.

Boeing juga mengatakan, pesanan yang sudah pasti termasuk 20 unit pesawat jenis jet Max, 10 unit untuk ukuran pesawat kecil, serta 7 unit dan 10 unit dengan pesanan jenis Max 10.

Sebelumnya, Turkish Airlines SunExpress akan menambah 10 pesawat produksi Boeing senilai 1,2 miliar dollar AS, dimana sebelumnya SunExpress sudah memesan 32 jenis pesawat Boeing.

Hingga saat ini Boeing sudah mengantongi 5,6 miliar dollar AS untuk pesanan pesawat produksi mereka.

Sementara itu di sisi lain rivalnya yakni Airbus sejauh ini telah mengantongi 30 miliar dollar AS atas pesanan pesawat mereka. Perusahaan kedirgantaraan terbesar di Eropa berhasil mendapatkan pesanan sejumlah 120 unit dari maskapai A320neo miliki Air Arabia dengan nilai transaksi berkisar 14 miliar dollar AS.

Selanjutnya 50 unit dari pesawat jenis A350 dari kapal induk Dubai, Emirates dengan nilai transaksi 16 miliar dollar AS.

Airbus mengumumkan ia mendapatkan pesanan dari Saudi, Flynas, untuk 10 jet jenis A321 XLR, versi ultra panjang yang sedang dikembangkan pabrik. Pesanan itu datang setelah sebelumnya Flynas memesan 80 pesawat jenis A320neo pada tahun 2017 yang ditukar untuk varian A321 yang lebih besar. Sehingga total pemesanan Flynas menjadi 90 dari pesawat A321. Jet A321 tersebut merupakan pesawat dengan lorong terpanjang milik Airbus.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X