Desain Terminal 4 Bandara Soekarno-Hatta Mulai Dirancang

Kompas.com - 28/12/2019, 15:28 WIB
East Cross Taxiway Bandara Soekarno-Hatta, Senin (16/12/2019) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOEast Cross Taxiway Bandara Soekarno-Hatta, Senin (16/12/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura II (Persero) mulai merancang desain Terminal 4 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

PT Angkasa Pura II dan KSO Karya Bersama Nusantara akan merumuskan desain menyeluruh Terminal 4 dalam waktu 18 bulan ke depan.

Hal itu mencakup perencanaan teknis, struktur pembiayaan dan desain penataan keseluruhan operasional terminal di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, setelah desain disepakati, maka pembangunan Terminal 4 akan mulai dilakukan pada pertengahan 2021.

Baca juga: Garap Desain Terminal 4 Bandara Soetta, AP II Libatkan Penumpang

“Hari ini dilakukan kick off design pembangunan Terminal 4, di mana nantinya pembangunan secara fisik baru akan dilakukan pada 2021  dan tuntas pada awal tahun 2024. Terminal 4 ini nantinya menjadi terminal penumpang pesawat terbesar di Indonesia dengan kapasitas mencapai 40 juta penumpang per tahun,” ujar Awaluddin dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (28/12/2019).

Perumusan desain Terminal 4 juga mengakomodir masukan dari berbagai stakeholder seperti misalnya regulator, maskapai, dan pihak pendukung operasional bandara lainnya melalui sejumlah kegiatan misalnya focus group discussion (FGD).

“Pembangunan Terminal 4 jelas mengarah ke advanced technology dengan konsep smart environment, smart mobility dan smart security,” kata dia.

Baca juga: Pembangunan Terminal 4 Bandara Soetta Ditargetkan Rampung pada 2024

Awaluddin menambahkan, konsep smart environment harus disesuaikan dengan kondisi di Indonesia dan tidak harus meniru mentah apa yang diterapkan di luar negeri.

Sementara itu, terkait smart mobility, Terminal 4 banyak menyediakan self-check in counter, self baggage drop, serta mendukung teknologi lain seperti mobile check-in dan fasilitas lainnya sesuai dengan tren traveler saat ini.

Terkait dengan smart security, Terminal 4 akan mengimplementasikan smart CCTV serta full body scanner X-ray dan peralatan keamanan terkini lainnya.

Awaluddin juga menekankan, pembangunan Terminal 4 harus mudah dan siap mengakomodir infrastruktur teknologi informasi terkini dan mengantisipasi dinamisnya perkembangan teknologi ke depannya.

“Setiap teknologi harus dengan mudah dan murah digunakan supaya Terminal 4 dapat mengakomodir kebutuhan traveler dan beroperasi secara efektif,” ucap dia.

Baca juga: Kemenhub Kawal Pembangunan Terminal 4 Bandara Soekarno-Hatta

Terminal 4 seluas 400.000 meter persegi diproyeksikan mampu melayani hingga 40 juta penumpang per tahun.

Adapun Terminal 1 dan 2 nantinya setelah revitalisasi masing-masing akan memiliki kapasitas hingga 20 juta penumpang per tahun. Sementara itu, Terminal 3 berkapasitas 25 juta penumpang per tahun.

Sehingga, dengan Terminal 1, 2, 3, dan 4 nantinya Bandara Internasional Soekarno-Hatta memiliki kapasitas hingga 100 juta penumpang per tahun.

Dalam rencana pengembangan Terminal 4 nantinya, inovasi  teknologi yang akan dilakukan di antaranya melalui pemanfaatan artificial intelligence, internet of things, big data analytics, roboting, automation, virtual reality hingga augmented reality.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X