XL Axiata Bukukan Pendapatan Tahun 2019 Sebesar Rp 25,15 Triliun

Kompas.com - 12/02/2020, 13:12 WIB
CEO XL Axiata Dian Siswarini (kanan) KOMPAS.com/ GITO YUDHA PRATOMOCEO XL Axiata Dian Siswarini (kanan)

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan operator seluler PT XL Axiata (Tbk) (EXCL) bukukan pendapatan tahun 2019 sebagai yang terbesar sepanjang sejarah perusahaan, yaitu Rp 25,15 triliun.

Pencapaian yang tercatat dalam laporan kinerja sepanjang tahun 2019 ini meningkat 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yang didorong oleh peningkatan pendapatan layanan sebesar 15 persen YoY.

Pertumbuhan pendapatan 9 persen tersebut melampaui pendapatan rata-rata industri yang diperkirakan para analyst sebesar 4 persen.

Peningkatan pendapatan layanan ini terutama ditopang oleh pendapatan dari layanan data yang meningkat sebesar 28 persen YoY.

Secara total, kontribusi pendapatan layanan data terhadap pendapatan layanan perusahaan juga semakin besar, mencapai 89 persen di tahun 2019.

Untuk EBITDA, perusahaan juga berhasil mencatatkan pencapaian tertinggi selama ini, yaitu sebesar Rp 9,97 triliun, meningkat 17 persen YoY, yang didorong oleh pertumbuhan pendapatan dan efisiensi melalui fokus perusahaan pada keunggulan operasional (operational excellence).

Perusahaan juga berhasil meraih laba bersih sebesar Rp 713 miliar dari tahun sebelumnya mengalami kerugian.

“Kami terus fokus dan konsisten dalam menerapkan strategi yang mengutamakan layanan data, yang kini berhasil dengan sangat baik sehingga mencetak pertumbuhan pendapatan diatas rata-rata industri serta EBITDA yang kokoh," kata Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini melalui siaran media, Rabu (12/2/2020).

Dian menyebut, pertumbuhan pendapatan didorong oleh peningkatan pendapatan layanan dengan data sebagai motor utamanya.

Program upselling juga didorong dengan meningkatkan penerapan analisa perilaku kebutuhan pelanggan dengan menggunakan platform Omni Channel.

Sementara itu, EBITDA yang tumbuh lebih pesat dari pendapatan dan mendorong peningkatan marjin EBITDA dimana ini menunjukkan keunggulan efisiensi XL Axiata dari sisi operasional.

Dian menambahkan, perusahaan juga terus konsisten dengan strategi dual brand dengan menggunakan merek “XL” dan “AXIS” untuk menyasar segmen pasar yang berbeda, dengan penawaran produk-produk inovatif yang disesuaikan karakteristik masing-masing konsumen.

"Kedua merek tersebut terus tumbuh dan mendapatkan daya tarik dari segmen pelanggan masing-masing sebagaimana dibuktikan oleh Net Promoter Scores (NPS)," jelasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komisi XI DPR Minta OJK Beri Perhatian Serius ke Bank

Komisi XI DPR Minta OJK Beri Perhatian Serius ke Bank

Whats New
OJK ke Bank Kecil: Penuhi Modal Inti, Jangan Harap Ada Bailout

OJK ke Bank Kecil: Penuhi Modal Inti, Jangan Harap Ada Bailout

Whats New
IHSG Terperosok 1,35 Persen, Saham-saham Ini Banyak Dilepas Asing

IHSG Terperosok 1,35 Persen, Saham-saham Ini Banyak Dilepas Asing

Earn Smart
Jokowi Gaungkan Benci Produk Luar Negeri, Mendag Siapkan Aturan Khusus

Jokowi Gaungkan Benci Produk Luar Negeri, Mendag Siapkan Aturan Khusus

Whats New
Segudang Manfaat Go Public bagi Perusahaan

Segudang Manfaat Go Public bagi Perusahaan

Work Smart
[KURASI KOMPASIANA] Tak Ada Hobi yang Gagal | Penasaran Jalani Hobi Aquascape | Hobi Jangan Bikin 'Kantong Jebol'

[KURASI KOMPASIANA] Tak Ada Hobi yang Gagal | Penasaran Jalani Hobi Aquascape | Hobi Jangan Bikin "Kantong Jebol"

Rilis
Samsung Financing Beri Bunga 2,35 Persen Untuk Cicilan Produk Elektronik

Samsung Financing Beri Bunga 2,35 Persen Untuk Cicilan Produk Elektronik

Whats New
Cara Menggunakan Fitur DANA Goals

Cara Menggunakan Fitur DANA Goals

Spend Smart
Optimistis Bioskop Bangkit, Sandiaga Uno: Bisa 100 Juta Penonton pada 2025

Optimistis Bioskop Bangkit, Sandiaga Uno: Bisa 100 Juta Penonton pada 2025

Whats New
3 Faktor Ini Perlu Dicermati Investor di Akhir Kuartal I, Apa Saja ?

3 Faktor Ini Perlu Dicermati Investor di Akhir Kuartal I, Apa Saja ?

Earn Smart
Rekor Baru, 1,3 Juta CPNS dan Guru PPPK Direkrut Tahun Ini

Rekor Baru, 1,3 Juta CPNS dan Guru PPPK Direkrut Tahun Ini

Whats New
Jokowi Pelototi Perdagangan Digital, Kemendag Lakukan Investigasi

Jokowi Pelototi Perdagangan Digital, Kemendag Lakukan Investigasi

Whats New
Jokowi Gaungkan Benci Produk dari Luar Negeri, Pengamat: Itu Hanya Slogan

Jokowi Gaungkan Benci Produk dari Luar Negeri, Pengamat: Itu Hanya Slogan

Whats New
Pertamina Akan Gelontorkan Investasi Rp 142,9 Triliun, untuk Apa?

Pertamina Akan Gelontorkan Investasi Rp 142,9 Triliun, untuk Apa?

Whats New
Wamen BUMN Yakin Industri Baterai Kendaraan Listrik Jadi Tulang Punggung Ekonomi RI di Masa Depan

Wamen BUMN Yakin Industri Baterai Kendaraan Listrik Jadi Tulang Punggung Ekonomi RI di Masa Depan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X